Terapkan WFH 100%, LAN Bangun Aplikasi Intranet

Kepala LAN, Dr Adi Suryanto, M.Si saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan LAN
Sumber :

VoxPop – Masa pandemi covid-19 yang berlangsung selama tahun 2020, termasuk di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti saat ini, menuntut pegawai di lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk melakukan aktivitas secara virtual seperti bekerja dari rumah (work from home).

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Untuk itu, secara institusional LAN memberikan dukungan teknologi melalui aplikasi intranet yaitu aplikasi digital yang memuat pelaporan kinerja, absensi, pelaporan kesehatan, dan monitoring lokasi keberadaan pegawai secara real time.

Era adaptasi kebiasaan baru sebenarnya merupakan kesempatan untuk mengimplementasikan konsep flexible work arrangement (FWA) dalam birokrasi.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Mengingat sebelum pandemi, wacana mengenai FWA sudah berlangsung cukup intens. LAN relatif sudah siap secara sistem dengan membuat aplikasi intranet yang dapat diakses melalui smartphone. 

Intranet sendiri dapat berfungsi sebagai instrumen digital untuk memastikan seluruh pegawai mematuhi kebijakan WFH, memantau lokasi keberadaan pegawai secara realtime, absensi pegawai, memantau kondisi kesehatan pegawai, dan memantau kinerja pegawai tiap hari. 

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si, menambahkan, pelaksanaan FWA di LAN di masa pandemi ini, baik work from home (WfH) maupun work from office (WfO), dilakukan monitoring dengan menggunakan aplikasi intranet yang dapat diakses melalui smartphone. Kebijakan ini harus dipatuhi oleh seluruh pegawai di lingkungan LAN. 

Kepala LAN juga menyampaikan bahwa aplikasi intranet berbasis smartphone ini cukup berjalan efektif. Karena selain memuat lokasi dan absensi, dalam aplikasi intranet, pegawai juga wajib memasukkan laporan kinerja.

Sehingga, kinerja organisasi dan individu tidak terganggu meskipun pegawai bekerja dari rumah (WfH).

Tugas dan fungsi LAN tetap dapat berjalan dengan baik, dan pimpinan unit kerja terus dapat memantau kinerja pegawainya secara sistematis, kapanpun dan dimanapun berada.

“Ada 2 (dua) hal yang menjadi kunci keberhasilan penggunaan aplikasi intranet. Pertama, sistem manajemen kinerja LAN sudah berjalan dengan baik.

Cascading sasaran kinerja dari organisasi sampai individu pegawai sudah dirumuskan dengan baik. Sasaran kinerja individu pegawai sudah terukur sampai output yang harus dicapai setiap harinya.

Sehingga, setiap pegawai pada masa pandemi ini tetap dapat melaporkan capaian kinerja setiap hari melalui aplikasi intranet.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut