Perang Gagal, China dan India Akhirnya Berdamai

VoxPop Militer: Militer India dan China di perbatasan Ladakh.
Sumber :
  • Tribune India

VoxPop – Sebuah kabar gembira datang dari zona sengketa Ladakh. Militer China dan India akhirnya urung pernah. Mereka dikabarkan telah sepakat untuk menuntaskan ketegangan di perbatasan kedua negara dengan jalan perundingan damai.

img_title Masih Ingat Dynasty Warriors? Game Perang Legendaris yang Kini Hadir Update Terbaru

Kabar ini disampaikan Kementerian Luar Negeri India, Minggu 7 Juni 2020, disebutkan China dan India sepakat berdialog untuk mencari solusi dari ketegangan di wilayah sengketa Ladakh.

"Kedua pihak akan melanjutkan keterlibatan militer dan diplomatik untuk menyelesaikan situasi dan untuk memastikan perdamaian dan ketenangan di daerah perbatasan," tulis Kemenlu India.

img_title Sebut Peluang Damai dengan AS 10 Persen, Iran Pastikan Ini

Menurut Kemenlu India, sebelumnya militer kedua negara sempat bertemu di Chushul-Mldo. Dalam pertemuan itu, militer China diwakili Komandan Daerah militer Xinjiang Selatan, Mayjen Liu Lin. Sedangkan India diwakili Komanda Korps 14, Letjen Harinder Singh yang bermarkas di Leh.

"Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan situasi di wilayah perbatasan secara damai sesuai dengan berbagai perjanjian bilateral dan tetap memperhatikan kesepakatan antara para pemimpin bahwa perdamaian dan ketenangan di wilayah perbatasan India-China sangat penting untuk pengembangan keseluruhan hubungan bilateral," kata Kemenlu India.

img_title Prabowo: Banyak Perang Dimana-mana, Kita Bersyukur Kawasan Kita Dalam Keadaan Damai

Ketegangan antara China dan India di Ladakh memuncak setelah terjadi bentrokan di tepi utara wilayah Danau Pangong Tso. Semua diawali dari pendirian kamp militer oleh Tentara Pembebasan Rakyat China dan India membangun jalan.

Kedua negara sempat mengerahkan pasukan secara besar-besaran ke Ladakh. Bahkan India telah membeli pesawat tempur dari Amerika untuk mengantisipasi perang. Malah kedua negara sempat saling ancam  perang nuklir.

Baca: 47 Tentara GNA Tewas Dibantai di Kota Kelahiran Muammar Khadafi

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy

Zelensky: Gencatan Senjata Lebih Baik Daripada Perang 10 sampai 20 Tahun

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan potensi gencatan senjata di negaranya akan lebih baik daripada melanjutkan perang selama 10 hingga 20 tahun lagi.

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut