Aksi Militer Prancis Adalah Bukti Keinginan Macron Habisi Erdogan

VoxPop Militer: Recep Tayyip Erdogan dan Emmanuel Macron
Sumber :
  • The National

Di sisi lain, semua keputusan Macron yang berkaitan dengan perlawanan terhadap Turki tak lain adalah upaya dirinya agar terpilih lagi dalam Pemilu Presiden Prancis yang akan digelar pada 2022.

img_title Pelatih Prancis Siapkan Kejutan Besar di Laga Lawan Inggris, Bakal Ada Rotasi Besar-besaran

Dalam berita VoxPop Militer Sabtu 12 September 2020, Macron diduga memanfaatkan Pasal 42 Perjanjian Uni Eropa (UE), bahwa jika suatu Negara Anggota diserang, negara-negara lain harus membantu dengan segala cara. Kemudian Pasal 5 NATO yang menetapkan bahwa menyerang satu negara sekutu berarti menyerang semua negara sekutu.

Macron dianggap mengambil celah dari kedua pasal itu untuk membantu Yunani dengan satu tujuan, terpilih lagi sebagai Presiden Prancis dalam Pemilu Presiden Prancis 2022. Macron berusaha untuk meyakinkan rakyat Prancis untuk memilihnya kembali, dengan menunjukkan dirinya sebagai pihak yang menjunjung tinggi perdamaian di kawasan Laut Mediterania.

img_title Rekam Jejak Zinedine Zidane, Legenda Prancis yang Disebut Bakal Gantikan Didier Deschamps Pimpin Les Blues

Baca juga: Gara-gara Artikel Marinir, Perang Amerika-China Bisa Pecah

Ribuan Imigram Renang ke Ceuta Spanyol

Prancis Tolak Spanyol Keluar dari Perjanjian Schengen, Ini Alasannya!

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menolak tegas usulan penangguhan atau keluarnya Spanyol dari Perjanjian Schengen, menyusul krisis migrasi di Ceuta.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut