Israel Bombardir Perbatasan Mesir, Presiden Amerika Ikut Ikut Campur

VoxPop Militer: Pasukan Pertahanan Israel (IDF)
Sumber :
  • middleeastmonitor.com

VoxPop – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan serangan ke perbatasan Mesir, Senin 1 Mei 2024. Aksi pasukan zionis menyasar sejumlah orang yang diyakini adalah anggota kartel penyelundup narkotika.

img_title Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Dalam laporan yang dilansir VoxPop Militer dari Army Radio, militer Israel melepaskan tembakan ke wilayah Gunung Harif. 

Daerah yang terletak di perbatasan kedua negara, digunakan para tersangka untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Israel.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Menurut laporan lain yang dikutip VoxPop Militer dari Middle East Monitor, kontak tembak sempat terjadi lantaran kelompok yang dituding anggota kartel membalas serangan tentara Israel.

VoxPop Militer: Perbatasan Israel-Mesir

Photo :
  • middleeastmonitor.com
img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

Namun demikian, tidak ada korban yang jatuh dari pihak militer Israel. Akibat serangan ini sejumlah fasilitas dan infrastruktur pembatas kedua negara mengalami kerusakan.

Di sisi lain, Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, dikabarkan telah menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden.

Kantor Kepresidenan Mesir menyatakan jika dalam pembicaraan tersebut, Biden langsung membicarakan masalah tersebut kepada el-Sisi. Selain, membahas upaya gencaran enjata dan pertukaran tahanan di Gaza, Palestina.

Sementara itu, el-Sisi disebut mendesak Biden untuk memaksa Israel memberikan akses terhadap bantuan untuk warga Gaza. 

VoxPop Militer: Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi

Photo :
  • nytimes.com

El-Sisi juga menekankan pentingnya solusi AS dan Mesir untuk meningkatkan perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut.

 
Ilustrasi - Bendera Palestina

Band Inggris Ini Dicekal Masuk Lagi ke Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina

Band asal Inggris, Massive Attack mendapat peringatan keras dari pihak kepolisian Singapura hingga tak boleh lagi kembali ke negara itu usai mengibarkan bendera Palestina

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut