Bertaruh Nyawa, Prajurit Kopasgat TNI AU Bergelantungan di Tandu Saat Evakuasi Kapolda Jambi
- Dispenau
Alhasil, proses evakuasi itu pun berlangsung sangat menegangkan. Bahkan, suara kumandang takbir pun terdengar dari salah satu prajurit TNI-Polri yang menyaksikan penarikan tandu Kapolda Jambi di bawah helikopter Super Puma TNI AU tersebut.
"Allahu Akbar," pekik suara takbir dari tim SAR gabungan yang menyaksikan proses evakuasi Kapolda Jambi ke atas helikopter Super Puma milik TNI AU.
Ketika dikonfirmasi, Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah membenarkan proses evakuasi terhadap Kapolda Jambi dilakukan oleh pesawat Super Puma milik TNI AU dan melibatkan tujuh orang tim SAR dari Kopasgat yang secara khusus diterjunkan untuk membantu kecelakaan helikopter milik Polda Jambi tersebut.
"Iya betul, tepat pukul 16.20 Wib, Helikopter yang diterbangkan Mayor Pnb Ravi Rakasiwi, dan Kapten Pnb Surya Mega dengan 7 orang tim SAR Pasgat, berhasil mengevakuasi Kapolda Jambi dari hutan perbukitan Tamiai, Kerinci Jambi," kata Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah kepada VoxPop Militer.
Kadispenau menambahkan, setelah melaksanakan misi evakuasi, pukul 17.45 wib, Helikopter H-3211 mendarat dengan aman di Bandara Sultan Thaha , Jambi.
Untuk diketahui, selain Kapolda Jambi, 7 orang korban lainnya juga sudah berhasil dievakuasi, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi, untuk mendapat penanganan medis.
Helikopter H-3211 TNI AU, diawaki oleh Mayor Pnb M.Ravi Rakasiwi, Kapten Pnb Surya Mega, Kapten Tek A.A. Gefe Putra, Letda Omb Wisnu Dwi Prakiso, Serma Heru Tritanti, Serka Julpan Palapa, Pratu M.A. Taqwa dan Prada Tri Wahyu.
Sementara tim SAR Kopasgat yang ikut terlibat dalam proses evakuasi rombongan Kapolda Jambi terdiri dari Letkol Pas Junaidi,, Sertu Evis Lukman, Sertu Al Azhar, Kopda Firmanullah, Kopda Ahmad Novrizal, Praka Demil, dan Prada Yonsan.
