Dantim Provos Denma Mabes TNI Jadi Korban Pengkroyokan 8 OTK di Jaktim, 4 Pelaku Diamankan

VoxPop Militer: Seorang prajurit TNI jadi korban pengeroyokan 8 OTK di Jaktim
Sumber :
  • Puspen TNI

Jakarta – Seorang prajurit TNI bernama Serma SP yang sehari-hari berdinas sebagai Komandan Tim (Dantim) Provos Satpamwal Denma Mabes TNI menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tak dikenal (OTK) di bilangan Jakarta Timur pada hari Senin, 9 Oktober 2023 kemarin. 

img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

Akibat insiden tersebut, Serma SP dikabarkan menderita luka-luka di bagian kepala dan wajah.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda TNI Julius Widjojono saat dikonfirmasi awak media membenarkan insiden pengeroyokan yang dialami oleh seorang prajurit TNI tersebut. 

img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Kapuspen TNI menjelaskan, hasil dari informasi yang dihimpun pelaku pengeroyokan diduga berjumlah delapan orang.

Lebih jauh Kapuspen TNI mengatakan, insiden pengeroyokan terhadap Serma SP bermula saat dia melintas di sekitar tanjakan depan Pesantren Alharomain Ganceng, Jakarta Timur dengan menggunakan mobil pickup. 

img_title Kawal Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan, KemenHAM Dorong Penyelesaian Konflik Berbasis Prinsip HAM

Pada waktu berada di tanjakan ada satu unit sepeda motor mogok yang mengakibatkan mobil pickup carry yang berada di depan kendaraan Serma SP berhenti mendadak. Kemudian Serma SP yang berada dibelakang pickup carry juga berhenti mendadak.

Akibat berhenti mendadak, mengakibatkan satu unit sepeda motor beat di belakang mobil Serma SP menabrak bagian belakang pickup. Kemudian pengemudi sepeda motor beat menuntut ganti rugi kepada Serma SP.

"Kejadian ini menimbulkan perdebatan, pengendara sepeda motor beat menelepon rekan-rekannya, beberapa menit kemudian datanglah lebih kurang 8 orang, dan ikut cekcok yang disertai pengambilan kunci mobil Serma SP secara paksa yang dilanjutkan dengan pemukulan terhadap Serma SP," kata Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono dalam keterangan resminya yang diterima VoxPop Militer, Selasa, 10 Oktober 2023.

Kapuspen TNI menambahkan, dikarenakan kalah jumlah dan membahayakan keselamatan, Serma SP kemudian menghubungi Komandan Kompi C, kemudian Komandan Kompi C bersama 10 anggota mendatangi TKP dan mengamankan korban, Serma SP beserta pelaku pengeroyokan sebanyak empat orang dan sisanya melarikan diri.

"Adapun pelaku yang telah diamankan yaitu HL, SK, KK dan JKM, yang selanjutnya  pelaku dibawa oleh Pakorkam Mabes TNI ke Polsek Cipayung, dan diarahkan untuk diproses di Polres Jakarta Timur," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut