Pemprov DKI Bakal Beri Rp880 Ribu per Bulan ke Ojek dan PKL

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) .
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

VoxPop – Guberur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku sedang menyiapkan anggaran khusus, yang akan diberikan pada masyarakat Ibu Kota. Sasarannya adalah mereka yang masuk dalam golongan rentan miskin.

img_title Kronologi Kebakaran TPS Liar di Jakarta Timur hingga Seorang Petugas Damkar Gugur

Anies menjelaskan, golongan tersebut termasuk dalam daftar yang terkenda dampak dari wabah virus corona. Adanya imbauan pada kaum pekerja untuk tetap tinggal di rumah, menyebabkan golongan tersebut menurun pendapatannya.

“Rentan miskin adalah kelompok, yang memang selama ini tidak mendapatkan bantuan langsung. Pengemudi ojek atau pedagang bakso, pedagang kali lima. Begitu ekonomi mengalami kontraksi, mereka langsung kehilangan pendapatan,” ujarnya di Jakarta, Kamis 2 April 2020.

img_title Shopee Indonesia Buktikan Komitmen Peduli Alam dan Lingkungan di Hari Mangrove Sedunia 2026

Anies mengaku, saat ini Pemprov DKI telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Sosial untuk menyediakan anggaran. Saat ini, prosesnya sedang dalam pendataan.

“Saat ini sedang dikumpulkan datanya, untuk nanti mendapat bantuan dari pemerintah. Kami perlu waktu untuk mengidentifikasi kelompok rentan miskin. Kalau masyarakat miskin di jakarta, itu jumlahnya ada 1,1 juta,” tuturnya.

img_title Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Baswedan Daftar ke Kemenkum, Target Lolos Pemilu 2029

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, data rakyat miskin di Jakarta sudah ia pegang. Sebab, selama ini mereka mendapat bantuan dari Pemprov ketika terjadi musibah.

Mengenai besaran bantuan yang diberikan, Anies mengaku bahwa dari hasil pembicaraan dengan Kemensos, angkanya ada di bawah Rp1 juta. Bantuan itu nantinya akan diberikan sebanyak dua kali, yakni pada April dan Mei.

“Jumlah orangnya 2,6 juta. Bantuan sosialnya Rp880 ribu, diberikan selama dua bulan, April dan Mei. Sehingga, nilai totalnya adalah Rp4,576 triliun,” ungkapnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kanan) di Balai Kota DKI Jakarta

Pramono Anung Ancam Buka Nama Perusahaan Penimbun Sampah Ilegal usai Kebakaran TPS Liar Tewaskan Petugas Damkar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengancam mengumumkan nama perusahaan penimbun sampah ilegal di Jakarta usai kebakaran TPS liar yang menewaskan petugas damkar.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut