Sudah Saatnya Ilmu Otomotif Menyelamatkan Bumi
- Shell Indonesia
Ada fakta lain yang tidak kalah membanggakan, di mana pada SEM Asia 2018 sebanyak 11 tim mahasiswa dari Indonesia berhasil menyelesaikan lomba di kelas Urban Concept bermesin bensin.
Yakni ITS Surabaya, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Lampung, Politeknik Negeri Pontianak, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Institut Teknologi Medan.
Sementara, ajang SEM Asia 2019 pada kelas yang sama diikuti oleh tim dari ITS, UNY, UI, UGM, Universitas Diponegoro Semarang, UNJ, Universitas Negeri Semarang, Universitas Lampung, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung, serta Universitas Bina Nusantara.
Sesuai konsep awal, ajang ini tidak hanya melombakan kendaraan dengan mesin berbahan bakar bensin atau diesel saja. Ada juga kelas yang mengharuskan peserta untuk bertanding menggunakan penggerak motor listrik dan hybrid.
Contohnya, tim Semar dari UGM Yogyakarta pada 2019 berhasil menempuh jarak 386,8 km dengan hanya daya listrik 1 kilo Watt hours. Sementara, tim Batavia Generation dari UNJ mencatat angka 256,7 km per kWh.
