Konsumsi BBM Avanza dan Xpander: Klaim Resmi vs Realita

Toyota Avanza di GIIAS 2025
Sumber :
  • VoxPop/Yunisa Herawati

Jakarta, VoxPop – Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander adalah dua mobil MPV populer di Indonesia yang menjadi andalan keluarga. Keduanya menawarkan kapasitas tujuh penumpang dengan kenyamanan kabin yang memadai untuk perjalanan jauh.

img_title Harga Bensin di Sejumlah SPBU Turun, Cek Perbandingan Pertamina, Shell dan BP Berikut Ini

Toyota Avanza dikenal dengan reputasinya sebagai “mobil sejuta umat” karena daya tahan, perawatan mudah, dan jaringan bengkel luas. Sementara itu, Mitsubishi Xpander hadir dengan desain yang lebih modern dan agresif, serta fitur yang memikat pengemudi muda.

Dari segi spesifikasi, Avanza menggunakan pilihan mesin 1.3L atau 1.5L berteknologi Dual VVT-i yang seimbang antara tenaga dan efisiensi. Xpander mengandalkan mesin 1.5L MIVEC yang responsif, menawarkan torsi yang cukup untuk medan perkotaan dan luar kota.

img_title Wamen ESDM Pastikan Pasokan BBM B50 di Tapanuli Selatan Lancar

Fitur Avanza mencakup AC double blower, head unit layar sentuh, dan sistem keselamatan seperti ABS serta EBD. Xpander juga memiliki fitur serupa, bahkan menambah stability control dan hill start assist pada varian tertentu.

Selain desain dan fitur, hal lain yang kerap jadi pertimbangan konsumen saat hendak melakukan pembelian kendaraan adalah konsumsi bahan bakarnya. Hal ini dilakukan, untuk melihat berapa biaya operasional yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

img_title Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026, Intip Daftar Lengkapnya

Toyota Avanza digadang-gadang mampu mencatat konsumsi rata-rata sekitar 15,9 km/liter di kota dan 20,8 km/liter di tol. Namun dari penelusuran VoxPop Otomotif Rabu 13 Agustus 2025, hasil nyata uji media otomotif dan pengguna rata-rata berada di kisaran 12–14 km/liter di kota dan 15–17 km/liter di jalan tol.

Mitsubishi Xpander, menurut uji resmi yang diawasi Automobile Association of the Philippines, mencatat konsumsi hingga 21–23 km/liter di jalan tol. Dalam pemakaian nyata di Indonesia, rata-rata konsumsi di kota berada di kisaran 11–13 km/liter, sementara di tol sekitar 14–16 km/liter.

Perbedaan angka antara klaim pabrikan dan hasil nyata terjadi karena kondisi pengujian resmi dilakukan dalam situasi ideal. Sementara itu, penggunaan sehari-hari di jalan Indonesia menghadapi kemacetan, beban penuh penumpang, dan penggunaan AC yang membuat konsumsi lebih boros.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Bahlil soal Harga Pertamax Turun: Ikuti Harga Minyak Mentah Dunia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan harga BBM nonsubsidi termasuk Pertamax akan terus mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut