Mengapa BMW Hentikan Teknologi Lampu Depan Laser? Ini Alasannya

Booth BMW di GIIAS 2025
Sumber :
  • VoxPop/Yunisa Herawati

VoxPop – BMW dulu pionir dalam teknologi lampu depan laser, menawarkan iluminasi jauh lebih terang, hemat energi, dan desain yang futuristik. Namun kini, mereka mulai menyingkirkan teknologi tersebut dalam model baru. Kenapa BMW mengambil langkah ini? Artikel ini membahas secara komprehensif alasan di balik keputusan tersebut.

img_title Mitsubishi Pede Xforce Hybrid Gak Bikin Pemilik Kelimpungan

1. Hambatan Regulasi di AS: Kekuatan Dibatasi

ilustrasi gambar konsep mobil masa depan BMW

Photo :
  • Carscoops
img_title Land Cruiser dan GAZOO Racing, Bukti Toyota Punya Mobil untuk Berbagai Passion

Di Eropa, lampu laser BMW mampu menerangi hingga 600 meter seluas mata elang di malam hari. Namun di Amerika Serikat, Standar Keamanan FMVSS 108 membatasi kekuatan cahaya hanya hingga 150.000 candela, sedangkan Eropa mengizinkan hingga 430.000 candela. Akibatnya, lampu laser tidak bisa bekerja maksimal di AS, sehingga keunggulannya sangat terbatas.

2. Performa LED Matrix yang Kini Lebih Unggul

img_title 5 Mobil yang Wajib Dicoba di GIIAS 2026

Perkembangan teknologi LED, khususnya Matrix LED, telah mengejar dan mendekati kapabilitas lampu laser. Selain lebih hemat biaya, distribusi cahaya LED kini lebih merata, fleksibel, dan kompatibel regulasi global. BMW pun memutuskan fokus pada teknologi ini untuk ke depannya.

3. Biaya Produksi dan Perawatan Tinggi

Dikutip VoxPop Otomotif dari Slashgear, Rabu 13 Agustus 2025, lampu laser tidak murah penggantian satu unit bisa mencapai US$7.000–8.000, terutama pada model performa tinggi seperti BMW M8. Kondisi ini membuatnya kurang praktis bagi konsumen maupun dealer.

4. Keunggulan Desain Jadi Tak Relevan Lagi

Laser memungkinkan desain headlamp yang lebih kecil, membantu estetika eksterior. Namun realita menunjukkan bahwa generasi terbaru model BMW (seperti 4 Series dan X7) sudah bisa memakai desain serupa menggunakan LED, mereduksi kelebihan fisik teknologi laser.

5. BMW Akan Hentikan Penggunaan Laser Secara Bertahap

Lampu Laser Mobil BMW

Photo :

BMW tidak sepenuhnya menghentikan lampu laser saat ini masih tersedia pada beberapa model seperti 4 Series Gran Coupe (G26) dan X7. Namun, manajer produk besar BMW, Andreas Suhrer, menyampaikan bahwa tidak ada rencana untuk mengembalikannya di model-model selanjutnya.

BMW mengakhiri era lampu laser bukan karena gagal teknologinya, melainkan karena regulasi ketat, teknologi LED yang kini unggul, dan pertimbangan praktis seperti biaya dan desain. Lampu laser memang futuristik saat debut tapi waktunya telah lewat. LED Matrix kini jadi primadona dalam sistem pencahayaan otomotif modern.

Booth Daihatsu di GIIAS 2026

Bukan SUV, Mobil Ini Malah Jadi Jagoan dan Penopang Penjualan Daihatsu

Penjualan Daihatsu naik 13,6 persen pada Juli 2026. Gran Max dan Sigra masih menjadi penyumbang terbesar, membuktikan mobil niaga dan LCGC tetap paling diminati.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut