6 Mobil Prancis dengan Desain Nyeleneh, Bukti Kreativitas Tanpa Batas
- Paultan
Citroen Ami 6 adalah mobil kecil yang dirancang untuk pasar rakyat. Namun alih-alih tampil biasa, Ami 6 hadir dengan desain nyentrik: kaca belakang miring ke dalam (reverse rake rear window).
Desain ini awalnya menuai kontroversi, tapi ternyata punya fungsi. Dengan kaca terbalik, bagasi bisa tetap lapang tanpa memperbesar bodi belakang, dan air hujan lebih mudah mengalir sehingga kaca lebih bersih.
Tenaganya kecil, hanya 22 hp dari mesin dua silinder berpendingin udara. Meski tidak cepat, Ami 6 nyaman berkat suspensi lembut khas Citroën. Hasilnya, mobil ini berhasil menarik hati konsumen dan menjadi salah satu mobil paling khas di jalanan Prancis era 1960-an.
4. Renault 16 (1965) — Hatchback Pertama untuk Keluarga
Renault 16 dianggap sebagai pelopor hatchback modern. Diluncurkan tahun 1965, mobil ini terlihat seperti sedan besar, tapi sebenarnya menawarkan konsep bodi hatchback dengan pintu belakang besar. Hal ini memberi fleksibilitas: kursi belakang bisa dilipat, bagasi bisa diperluas, dan mobil menjadi sangat praktis untuk keluarga.
Yang paling unik adalah konstruksi teknisnya. Karena memakai suspensi batang torsi (torsion bar), jarak sumbu roda kiri dan kanan berbeda sekitar 70 mm. Ini menjadikannya mobil dengan wheelbase asimetris, sesuatu yang hampir tidak ada di mobil lain.
Dengan lebih dari 1,8 juta unit terjual dan gelar European Car of the Year 1966, Renault 16 menunjukkan bahwa keanehan desain tidak menghalangi keberhasilan komersial.
5. Peugeot 1007 (2004) — Hatchback dengan Pintu Geser Otomatis
Ilustrasi logo mobil Peugeot
- VoxPop/ Pius Mali
Peugeot 1007 mencoba memikat konsumen kota dengan ide cerdas: pintu geser elektrik pada sebuah hatchback mungil. Inovasi ini sangat berguna di tempat parkir sempit, karena pintu bisa terbuka tanpa khawatir terbentur mobil lain.
Selain itu, 1007 menawarkan interior dengan panel interior yang bisa diganti-ganti sesuai selera pemilik, menjadikannya fleksibel dan stylish. Namun, bobot pintu geser yang berat membuat performa mesin jadi kurang responsif. Ditambah lagi, harga mobil ini relatif tinggi untuk segmennya.
Alhasil, penjualan tidak sesuai harapan, dan produksinya dihentikan pada 2009. Meski begitu, Peugeot 1007 tetap dikenang sebagai mobil kecil yang berani membawa teknologi pintu geser ke segmen non-van.
