Alex Marquez Ungkap Penyebab ‘Bencana’ di MotoGP Jepang

Alex Marquez
Sumber :
  • istimewa

VoxPop – Pembalap Alex Marquez dari tim Gresini Ducati mengakui bahwa sesi latihan hari Jumat pada MotoGP Jepang 2025 terasa seperti sebuah bencana baginya. Untuk pertama kalinya musim ini, ia gagal menembus Q2 secara langsung setelah performanya tidak sesuai harapan.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Sejak awal, sesi latihan bebas pertama (FP1) sudah berjalan buruk. Alex mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan kepercayaan diri dan kesulitan menemukan ritme.

Alex Marquez

Photo :
  • Istimewa
img_title Membandingkan Game RPG Jepang dan Barat, Dua Filosofi Desain yang Membentuk Industri Game Selama Puluhan Tahun

Usai insiden itu, ia merasa kehilangan “feeling” pada bagian depan motor sehingga tidak mampu menghentikan laju motornya dengan baik. Hal ini menjadi masalah besar di lintasan teknis seperti Motegi.

“Maksud saya itu bencana pagi ini, bukan bencana sore ini, saya akan mengatakan, karena setidaknya kami masih memiliki beberapa hal positif pada serangan waktu dengan bagian belakang yang lembut,” ungkap Alex Marquez dikutip VoxPop dari Crash Jum’at, 26 September 2025.

img_title Jepang Turunkan Pemain Bintang di Asian Games 2026, Timnas Voli Putri Indonesia Wajib Waspada

Kesulitan Setelah Crash dan Perubahan Setelan

Menurut Alex, masalah tidak hanya datang dari kecelakaan. Setelah FP1, tim melakukan perubahan setelan motor yang cukup besar dengan tujuan memperbaiki performa. Namun, keputusan itu justru membuat motor semakin sulit dikendalikan.

Ia menambahkan bahwa ketika menggunakan ban kombinasi medium-medium, motor terasa aneh dan tidak konsisten. Hal itu semakin menyulitkan untuk menjaga kecepatan lap.

Kesempatan yang Terbuang di Sesi Sore

Pada sesi latihan sore (FP2), kondisi Alex sedikit membaik setelah ia menggunakan ban soft di belakang dalam mode time attack. Sayangnya, kesempatan itu juga terganggu karena munculnya bendera kuning akibat kecelakaan pembalap lain.

Situasi ini memotong waktu terbaiknya, dan ia hanya mampu finis di posisi yang membuatnya tertinggal tipis dari batas Q2.

Alex mengaku kecewa, karena ia hanya butuh selisih sekitar setengah persepuluh detik untuk bisa langsung lolos ke Q2. Namun, ia berusaha melihat sisi positif, yakni masih ada peluang di sesi berikutnya.

Harus Lewat Q1 untuk Pertama Kalinya

Dengan hasil ini, Alex Marquez terpaksa menjalani kualifikasi Q1 sesuatu yang belum pernah ia alami sepanjang musim 2025. Meski terdengar mengecewakan, ia menyebut Q1 bisa menjadi peluang tambahan untuk memahami motor dan mencari ritme balapan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut