Alex Marquez Ungkap Penyebab ‘Bencana’ di MotoGP Jepang
- istimewa
“Q1 bisa menjadi kesempatan 15 menit ekstra bagi saya untuk bekerja dengan motor, mencari feeling, dan tentu saja berjuang untuk lolos ke Q2,” ujar Alex dengan nada optimis.
Tekanan Besar dalam Perebutan Gelar Dunia
Kondisi ini semakin menekan Alex Marquez karena ia merupakan penantang terdekat Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia 2025. Jika ia gagal meraih hasil maksimal di Motegi, peluang Marc untuk mengunci gelar lebih cepat akan terbuka lebar.
Bagi Alex, setiap poin sangat penting. Kesalahan kecil bisa berdampak besar dalam klasemen, apalagi menghadapi lawan sekaliber Marc Marquez yang tampil konsisten sepanjang musim.
Hari Jumat di MotoGP Jepang 2025 menjadi salah satu momen tersulit bagi Alex Marquez. Dari kecelakaan di FP1, perubahan setelan yang membuat motor sulit dikendalikan, hingga terhambatnya lap cepat akibat bendera kuning, semua faktor berkontribusi pada hasil yang mengecewakan.
Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez
- istimewa
Meski begitu, Alex bertekad bangkit. Ia melihat Q1 sebagai kesempatan untuk menambah waktu adaptasi dan mengatur strategi baru. Dengan mental yang kuat dan dukungan tim, ia berharap bisa membalikkan keadaan di sesi kualifikasi dan balapan utama.
Kini, pertarungan Alex tidak hanya melawan waktu, tetapi juga menjaga asa dalam perebutan gelar dunia yang semakin memanas.
