Mudik Jarak Jauh Menggunakan Mobil? Hindari 8 Kesalahan Ini Agar Perjalanan Tetap Lancar

Ilustrasi mudik
Sumber :
  • Astra Daihatsu Motor

Jakarta, VoxPop – Mudik menjadi tradisi tahunan yang sangat dinantikan masyarakat Indonesia, terutama saat menjelang Hari Raya. Banyak keluarga memilih menggunakan mobil pribadi untuk perjalanan jarak jauh karena dianggap lebih fleksibel, nyaman, dan dapat membawa lebih banyak barang.

img_title Bukan SUV, Mobil Ini Malah Jadi Jagoan dan Penopang Penjualan Daihatsu

Namun, perjalanan mudik dengan mobil juga memiliki tantangan tersendiri. Kemacetan panjang, kondisi jalan yang padat, hingga kelelahan pengemudi bisa menjadi risiko jika tidak dipersiapkan dengan baik.

Ilustrasi mudik

Photo :
  • Bridgestone Indonesia
img_title Mitsubishi Pede Xforce Hybrid Gak Bikin Pemilik Kelimpungan

Karena itu, penting bagi pemudik untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang sering terjadi agar perjalanan tetap aman dan lancar.

Berikut VoxPop rangkum Kamis, 5 Maret 2026, delapan kesalahan yang sebaiknya dihindari saat mudik jarak jauh menggunakan mobil.

img_title Land Cruiser dan GAZOO Racing, Bukti Toyota Punya Mobil untuk Berbagai Passion

1. Tidak Mengecek Kondisi Mobil Sebelum Berangkat

Kesalahan paling umum adalah berangkat tanpa memeriksa kondisi kendaraan. Padahal, perjalanan jauh menuntut performa mobil yang prima. Pastikan oli mesin, rem, ban, air radiator, aki, dan lampu kendaraan dalam kondisi baik agar tidak mengalami masalah di tengah perjalanan.

2. Memaksakan Diri Mengemudi Saat Lelah

Mengemudi dalam kondisi lelah sangat berbahaya karena dapat menurunkan konsentrasi. Jika merasa mengantuk atau kelelahan, sebaiknya berhenti sejenak di rest area untuk beristirahat. Idealnya, pengemudi beristirahat setiap 2–3 jam sekali.

3. Tidak Merencanakan Rute Perjalanan

Banyak pemudik berangkat tanpa perencanaan rute yang matang. Padahal, mengetahui jalur alternatif dan kondisi lalu lintas dapat membantu menghindari kemacetan parah serta memperkirakan waktu tempuh.

4. Membawa Muatan Berlebihan

Mengangkut barang terlalu banyak bisa membuat mobil bekerja lebih berat. Selain memengaruhi konsumsi bahan bakar, muatan berlebih juga dapat mengganggu kestabilan kendaraan dan mempercepat keausan komponen mobil.

5. Mengabaikan Tekanan Ban

Ban merupakan komponen penting yang langsung bersentuhan dengan jalan. Tekanan ban yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko pecah ban, terutama saat perjalanan jauh di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

6. Mengemudi Terlalu Agresif

Beberapa pengemudi cenderung terburu-buru saat mudik. Mengemudi dengan kecepatan tinggi, sering berpindah jalur, atau melakukan pengereman mendadak dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

7. Tidak Membawa Perlengkapan Darurat

Perjalanan jauh sebaiknya selalu dilengkapi dengan perlengkapan darurat seperti dongkrak, ban cadangan, segitiga pengaman, senter, hingga kotak P3K. Perlengkapan ini sangat membantu jika terjadi kondisi darurat di jalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut