Merek Mobil Ini Siapkan Model SUV Listrik Baru
- Carscoops
Jakarta, VoxPop – Industri otomotif global terus bergerak cepat menyongsong era kendaraan listrik (EV). Sejumlah pabrikan mobil ternama dari Eropa, Amerika hingga Asia kini tengah menyiapkan model SUV listrik terbaru yang dijadwalkan meluncur sepanjang tahun 2026. Dari SUV mewah hingga kompak ramah keluarga, ini jadi bukti bahwa era mobil listrik semakin tak terelakkan.
Purwarupa mobil Volkswagen yang dibekali fitur ChatGPT
- Carscoops
Seperti produsen mobil asal Jerman, Volkswagen, tengah menyiapkan langkah besar dalam jajaran kendaraan listriknya.
Model SUV listrik yang selama ini dikenal sebagai ID.4 dilaporkan akan diperbarui dan disiapkan ulang dengan nama baru “ID. Tiguan” untuk pasar global, sebagai bagian dari strategi brand yang lebih kuat dan mudah dikenali.
Berbeda dengan rumor awal yang menyebut akan hadirkan SUV listrik baru sepenuhnya, kendaraan yang kini dipersiapkan merupakan pengembangan dari model ID.4 yang sudah ada.
Volkswagen cenderung melakukan penyegaran besar pada desain dan fitur, namun tetap memanfaatkan basis dari model sebelumnya. Insinyur juga kembali menempatkan tombol fisik di kabin, menggantikan beberapa kontrol sentuh yang dianggap kurang intuitif pada versi sebelumnya.
Pemberian nama ID. Tiguan bukan kebetulan, merek ini mengambil nama dari SUV konvensional populer Volkswagen, Tiguan.
Langkah ini dinilai akan membuat konsumen lebih mudah mengenali posisi kendaraan ini dalam lini produk listrik VW, sekaligus memanfaatkan ekuitas nama Tiguan yang sudah lama dikenal pasar global.
Meski detail resmi dari Volkswagen belum diumumkan, sejumlah laporan otomotif menyebut bahwa desain SUV listrik ini kini semakin menyerupai tampilan Tiguan yang selama ini dikenal. Spy shot yang beredar menunjukkan garis eksterior yang lebih tegas, fascia depan yang segar, serta elemen visual yang mengambil inspirasi dari model Tiguan berbahan bakar tradisional.
Menurut laporan tambahan, ID. Tiguan dijadwalkan meluncur di pasar Eropa pada akhir 2026, sebelum kemudian menyusul peluncuran di wilayah lain seperti Amerika Serikat. Produksi diperkirakan akan dilakukan di pabrik Volkswagen di Jerman dan berlangsung hingga setidaknya tahun 2031.
Perubahan nama ini mencerminkan strategi baru VW dalam menyesuaikan identitas kendaraan listriknya dengan nama‑nama yang telah dikenal luas. Sebelumnya, model seperti ID. Polo dan ID. Cross juga menggunakan penamaan yang familiar dari lini kendaraan konvensional, untuk membantu konsumen memahami segmentasi model listrik yang terus berkembang.
