Bahkan Orang Kaya Ngerem Beli Mobil Baru

Logo Mercedes-Benz yang dilengkapi dengan lampu
Sumber :
  • Carscoops

Dubai, VoxPop – Pasar mobil mewah global mulai melambat di tengah tekanan konflik geopolitik dan kenaikan harga energi. Kondisi ini membuat bahkan kalangan super kaya ikut menahan pembelian kendaraan baru.

img_title Ini 11 Pengeluaran yang Dihindari Orang Kaya Sesungguhnya, Tapi Malah Sering Dilakukan Kaum Mendang-mending

Selama ini, kawasan Timur Tengah menjadi ladang emas bagi merek seperti Rolls-Royce, Ferrari, Lamborghini, hingga Bentley. Penjualan di wilayah tersebut dikenal tidak mengandalkan volume, melainkan margin tinggi dari mobil edisi khusus dan pesanan kustom.

Namun situasi berubah ketika konflik mulai memanas dan memicu ketidakpastian. Sejumlah diler di kawasan Teluk dilaporkan mengalami penurunan aktivitas, termasuk turunnya jumlah pengunjung showroom.

img_title 5 Tanda Filter Kabin Mobil Sudah Harus Diganti

Penurunan minat ini disebut mencapai sekitar 30 persen di beberapa titik penjualan utama seperti Dubai. Angka tersebut menjadi sinyal bahwa pasar mobil miliaran rupiah pun tidak sepenuhnya kebal terhadap kondisi global.

Meski begitu, menurut informasi yang didapatkan VoxPop Otomotif dari Carscoops, Rabu 1 April 2026 menyebutkan bahwa bukan berarti pembeli kelas atas benar-benar menghilang. Sebagian konsumen masih melakukan transaksi, bahkan rela membayar mahal untuk mengirim mobil mereka keluar dari wilayah konflik.

img_title Mobil Elektrifikasi Toyota Bakal Makin "Indonesia"

Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir di kalangan orang kaya. Membeli mobil tetap dilakukan, namun faktor keamanan dan situasi kawasan kini menjadi pertimbangan utama.

Bos Bentley, Frank-Steffen Walliser, mengakui adanya perubahan tersebut. Ia menyebut konsumen di Timur Tengah kini memiliki pemikiran lain selain membeli Bentley baru saat ini.

Tekanan ini datang di waktu yang kurang ideal bagi industri mobil mewah. Permintaan dari China melemah, pasar Eropa belum pulih, dan Amerika Serikat masih dibayangi ketidakpastian tarif.

Akibatnya, Timur Tengah yang sebelumnya menjadi penopang utama justru ikut melemah. Lamborghini melalui Stephan Winkelmann juga mengakui tidak ada pasar baru yang bisa langsung menggantikan peran kawasan tersebut.

Dampak lain yang mulai terasa adalah tertahannya distribusi kendaraan. Ferrari dan Maserati bahkan sempat menghentikan pengiriman ke wilayah terdampak, meski hanya bersifat sementara.

Segmen paling menguntungkan seperti mobil kustom juga ikut terkena imbas. Padahal pesanan khusus dengan material mewah dan desain unik biasanya menjadi sumber keuntungan terbesar bagi produsen.

iCar V27

Bukan Hybrid Konvensional, Ini Cara Kerja Teknologi REEV di iCAR V27

iCAR memperkenalkan teknologi Golden REEV pada V27 yang menggabungkan motor listrik dan mesin generator untuk mengurangi range anxiety saat perjalanan jauh.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut