Harga Makin Murah, Begini Cara Aman Beli Mobil Listrik Bekas

Charger mobil listrik
Sumber :
  • goauto

Jakarta, VoxPop – Minat terhadap mobil listrik bekas semakin meningkat seiring turunnya harga di pasar. Namun, berbeda dengan mobil konvensional, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik (electric vehicle/EV) tangan kedua.

img_title Mobil Listrik Sudah Murah Tapi Konsumen Masih Ragu, Ternyata Ini Biang Keroknya

Kabar baiknya, tidak semua pengecekan harus dilakukan di bengkel resmi. Calon pembeli juga bisa melakukan pemeriksaan awal secara mandiri untuk memastikan kondisi unit masih layak pakai.

Disadur VoxPop Otomotif dari Slashgear, Senin 6 April 2026, hal pertama yang wajib diperhatikan adalah indikator baterai dan estimasi jarak tempuh. Saat mobil dinyalakan, perhatikan sisa daya serta range yang ditampilkan. Jika dalam kondisi baterai penuh namun jarak tempuh terlihat jauh di bawah normal, ada kemungkinan kesehatan baterai sudah menurun.

img_title Honda Buka Harga Super One, Klaim Sudah Banyak yang Pesan

Selain itu, perhatikan proses pengisian daya. Jika memungkinkan, coba lakukan charging singkat. Sistem pengisian yang normal akan berjalan stabil tanpa kendala. Jika terasa lambat atau tidak konsisten, bisa menjadi tanda adanya masalah pada baterai atau sistem kelistrikan.

Saat melakukan test drive, dengarkan suara dan rasakan getaran mobil. Mobil listrik pada umumnya memiliki karakter halus dan senyap. Jika muncul bunyi aneh atau getaran tidak wajar, bisa jadi ada gangguan pada motor listrik atau komponen kaki-kaki.

img_title Jangan Terpancing Adu Penawaran, Ini Tips Membeli Mobil Bekas di Lelang

Respons akselerasi juga bisa menjadi indikator penting. Mobil listrik dikenal responsif sejak pedal diinjak. Jika terasa lambat atau tidak bertenaga, patut diwaspadai karena bisa berkaitan dengan performa baterai atau sistem penggerak.

Pemeriksaan sederhana juga bisa dilakukan pada bagian port charger. Pastikan tidak ada karat, kotoran, atau kerusakan pada pin konektor. Kondisi port yang kurang baik bisa menghambat proses pengisian daya di kemudian hari.

Selanjutnya, cek panel dashboard untuk memastikan tidak ada lampu indikator peringatan yang menyala, khususnya yang berkaitan dengan sistem baterai atau kelistrikan. Hal ini penting karena perbaikan pada sistem EV umumnya tidak murah.

Fitur pendukung seperti AC juga perlu diuji. Pada mobil listrik, sistem pendingin tidak hanya untuk kenyamanan kabin, tetapi juga berperan menjaga suhu baterai tetap optimal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut