BYD Buka 9.000 Lowongan Baru, Gaji Rp11 Jutaan

Pabrik BYD di Zhengzhou, China
Sumber :
  • BYD

Beijing, VoxPop – Kiprah BYD di industri otomotif global semakin sulit diabaikan. Produsen mobil listrik asal China itu terus memperluas bisnisnya seiring meningkatnya permintaan kendaraan elektrifikasi di berbagai negara.

img_title Chery Q Dijual Mulai Rp 239,9 Juta Tapi Belinya Gak Bisa Sembarangan

Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah membuka lebih dari 9.000 lowongan kerja di kawasan industri Shenshan (Shenzhen-Shantou) Special Cooperation Zone, China. Rekrutmen ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas produksi di pabrik komponen Ebu dan fasilitas perakitan kendaraan Xiaomo.

Disadur VoxPop Otomotif dari CarNewsChina, Kamis 23 Juli 2026, posisi yang dibuka mencakup operator produksi, teknisi, pemeriksa kualitas, hingga tenaga manajemen. BYD juga mencari pekerja untuk lini pengelasan, perakitan, pergudangan, serta pengoperasian mesin.

img_title Produksi Lokal Mobil Elektrifikasi Kian Diperkuat, Menperin Beri Apresiasi

Di kawasan Xiaomo, divisi ke-11 BYD membutuhkan sekitar 4.800 karyawan baru. Sementara divisi ke-15 membuka sekitar 1.200 posisi, sedangkan pabrik Ebu menambah sekitar 2.000 tenaga kerja untuk mendukung operasional manufaktur.

Besaran gaji yang ditawarkan disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan tingkat keahlian. Operator produksi menerima gaji mulai 5.000 yuan atau sekitar Rp11 jutaan per bulan, sedangkan tenaga teknis seperti welder dan teknisi listrik dapat memperoleh hingga 10.000 yuan atau sekitar Rp22 jutaan.

img_title Jurus VinFast Redam Kekhawatiran akan Mobil Listrik

Untuk posisi yang membutuhkan keahlian lebih tinggi, seperti teknisi senior dan perancang cetakan (mould designer), BYD menawarkan gaji antara 15.000 hingga 20.000 yuan per bulan. Nilainya setara sekitar Rp34 juta hingga Rp45 juta.

Langkah ekspansi tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan kendaraan BYD di pasar internasional. Sepanjang 2025, penjualan mobil penumpang dan pikap BYD di luar China mencapai sekitar 1,05 juta unit, melonjak 145 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tren positif itu berlanjut pada semester pertama 2026. Selama enam bulan pertama tahun ini, penjualan luar negeri BYD tercatat sekitar 789.400 unit atau naik 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sehingga perusahaan menargetkan penjualan ekspor mencapai 1,5 juta unit hingga akhir tahun.

Pabrik Shenshan sendiri menjadi salah satu fasilitas produksi terpenting BYD. Kompleks yang dijuluki super factorytersebut memproduksi sejumlah model, seperti Fang Cheng Bao Tai 7, Song Plus, dan Song Pro, dengan total produksi lebih dari 300.000 kendaraan pada tahun lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut