Bukan Mesin, Ini Musuh Terbesar Truk Menurut Isuzu
- VoxPop/Isuzu
Selain mempercepat proses perbaikan, pendekatan tersebut dinilai mampu mengurangi waktu tunggu kendaraan dan membantu operasional pelanggan tetap berjalan.
Efektivitas layanan itu juga dirasakan oleh Tiffany N, pemilik PT Central Indo Fajar, distributor transporter semen yang beroperasi di Sulawesi Selatan. Ia mengaku armadanya beberapa kali mengalami gangguan di jalan dan langsung mendapat bantuan dari teknisi Bengkel Isuzu Berjalan.
"Teknisi BIB sering datang memperbaiki armada kami yang mogok di jalan sehingga bisa fit kembali," ujarnya.
Perusahaannya kini mengoperasikan lebih dari 30 unit kendaraan Isuzu dan hanya satu unit dari merek lain. Menurut Tiffany, kemudahan memperoleh suku cadang dan layanan servis menjadi salah satu alasan tetap memilih Isuzu.
Selain memperluas jaringan layanan, Isuzu juga menawarkan kontrak servis khusus bagi pelanggan armada. Program tersebut memberikan kepastian biaya perawatan sekaligus membantu pelanggan mengantisipasi fluktuasi harga suku cadang melalui paket servis yang telah disiapkan.
Pendekatan tersebut dinilai turut berdampak terhadap kinerja perusahaan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Isuzu sepanjang semester pertama 2026 mencapai 13.300 unit atau meningkat 18,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 11.186 unit.
Di saat yang sama, aktivitas kendaraan yang masuk ke jaringan bengkel Isuzu juga meningkat sekitar 10 persen dibandingkan semester pertama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan model Traga tercatat naik 27,66 persen menjadi 6.213 unit, disusul ELF yang tumbuh 19,23 persen menjadi 5.537 unit, sedangkan Giga tetap mempertahankan pangsa pasar sebesar 15,2 persen di segmen truk berat.
