Beli Motor Listrik Tak Lagi Takut Keluar Biaya Besar, ALVA Siapkan Skema Baru
- VoxPop/Yunisa
Namun yang paling mencuri perhatian bukan sekadar spesifikasi motornya. ALVA berani menawarkan garansi baterai seumur hidup, sesuatu yang masih jarang ditemui di industri motor listrik. Garansi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghilangkan kekhawatiran konsumen terhadap biaya penggantian baterai yang selama ini dianggap mahal.
Bukan hanya itu, perusahaan juga mengembangkan skema kepemilikan bernama BEBAS PAS atau Berlangganan Baterai Sewa Proporsional, Asik, Sesuai. Lewat skema ini, harga ALVA N3 Next Gen menjadi lebih terjangkau, mulai sekitar Rp16,5 juta.
Pengguna kemudian membayar biaya berlangganan baterai mulai Rp125 ribu per bulan sesuai penggunaan. Dengan model tersebut, biaya awal pembelian motor menjadi lebih ringan tanpa harus membeli baterai secara penuh di awal.
Di sisi lain, ALVA juga mencoba menghapus kekhawatiran pengguna saat berkendara jauh. Perusahaan mengklaim telah memiliki lebih dari 490 konektor Boost Charge gratis yang tersebar di lebih dari 170 lokasi strategis. Selain itu tersedia lebih dari 130 titik jaringan aftersales di berbagai wilayah Indonesia, serta layanan Roadside Assistance 24 jam.
Selain itu, ALVA juga memiliki lini performa yakni ALVA CERVO yang memiliki kecepatan maksimum 103 km per jam. Pengisian baterainya juga dibuat lebih singkat melalui teknologi Boost Charge yang diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen menjadi 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit.
Di balik berbagai inovasi tersebut, ALVA menyebut seluruh pengembangan produk dilakukan melalui fasilitas riset dan pengembangan di Indonesia. Perusahaan juga telah mengantongi sertifikasi INDI 4.0 dari Kementerian Perindustrian serta sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015.
Berdasarkan data yang dipaparkan perusahaan, penjualan ALVA meningkat dari 2.948 unit pada 2024 menjadi 4.508 unit pada 2025 atau tumbuh 52,9 persen secara tahunan. Peningkatan itu menjadi modal bagi ALVA untuk terus mendorong motor listrik agar tak lagi dipandang sebagai kendaraan alternatif, melainkan kendaraan utama masyarakat Indonesia. (LAN)
