Beli Mobil Listrik BMW, Rumah Anda Harus Punya Ini

BMW i3s
Sumber :
  • BMW

VoxPop – BMW membawa tiga kejutan di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019. Dua merupakan mobil dengan mesin konvensional, sedangkan yang satu lagi memakai energi listrik.

img_title Honda Buka Harga Super One, Klaim Sudah Banyak yang Pesan

Pabrikan mobil asal Jerman itu memajang i3s, seri dari kendaraan listrik mereka. Mobil ini sempat tampil di GIIAS 2017, namun kala itu wujudnya masih berupa purwarupa.

Kini, versi produksinya resmi dijual. Banderolnya cukup fantastis, mencapai Rp1,299 miliar off-the-road. Tenaga penggeraknya berasal dari dinamo listrik berkekuatan 184 daya kuda dan torsi 270 Newton meter.

img_title VinFast Tak Gentar dengan Perang Harga Mobil Listrik di Indonesia

Berkat penyempurnaan yang dilakukan tim BMW, seri ini lebih cepat akselerasinya 40 persen dari seri i3. Untuk melaju dari nol hingga kecepatan 100 kilometer per jam, cuma butuh waktu 6,9 detik. Tampilannya juga lebih sporty, berkat penurunan jarak terendah sebanyak 10 milimeter dan penambahan lebar 40 mm.

Vice President Sales BMW Group Indonesia, Bayu Rianto mengatakan, sejatinya mereka sudah berniat mendatangkan i3s sejak dua tahun lalu.

img_title Prabowo Siapkan Insentif Kendaraan Listrik, 500 Ribu Motor dan Mobil Listrik Bakal Dapat Stimulus

“Dari dua tiga tahun lalu, sudah diminta mendatangkan seri ini. Tapi, saat itu belum ada diler yang bisa memperbaiki mobil listrik,” ujarnya di ICE BSD, Tangerang, Minggu 21 Juli 2019.

Soal pengecasan baterai, Bayu menjelaskan, bahwa hal itu bisa dilakukan di stasiun pengecasan yang sudah tersedia di beberapa tempat di Jakarta. Selain itu, pemilik juga dapat mengecasnya di rumah.

“Ada minimum persyaratan. Kalau cas di rumah, daya listriknya harus 3.500 Watt, biar enggak drop. Lalu, waktu pengecasan 6-8 jam,” tuturnya.

Ilustrasi mobil listrik / cas kendaraan listrik

Mobil Listrik Sudah Murah Tapi Konsumen Masih Ragu, Ternyata Ini Biang Keroknya

Harga mobil listrik makin terjangkau, namun bukan itu yang membuat konsumen ragu. Ekonom Josua Pardede mengungkap hambatan terbesar adopsi EV di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut