Chevrolet Bolt Diskon Hingga Rp87 Juta Imbas Penarikan Baterai

Chevrolet Bolt listrik
Sumber :
  • greencarreports

VoxPop –  General Motors Co (GM) melakukan pemangkasan harga untuk mobil Chevrolet Bolt listrik, potongannya sebesar 18 persen atau sekitar Rp87 juta. Diskon besar-besaran itu imbas dari penarikan baterai hingga penjualan Bolt dihentikan sementara.

img_title Honda Buka Harga Super One, Klaim Sudah Banyak yang Pesan

Penjualan Chevrolet Bolt dihentikan selama 6 bulan karena penarikan baterai. GM oun memberikan potongan sekitar 6 ribu dolar AS, versi harga terendah, yang akan dimulai dari 26.595 dollar AS (Rp 387 juta) turun dari 32.495 dollar AS (Rp474 juta).

Sedangkan untuk Bolt EUV (electric utility vehicle) akan dijual mulai dari 28.195 dollar AS (Rp411 juta), turun dari 35.695 dollar AS (Rp520 juta). GM menjelaskan pemotongan harga ini demi Bolt bisa kompetitif di pasar.

img_title VinFast Tak Gentar dengan Perang Harga Mobil Listrik di Indonesia

Perubahan ini mencerminkan keinginan berkelanjutan kami untuk memastikan Bolt EV/EUV kompetitif di pasar," kata GM dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Reuters.

Ke depannya, GM juga berencana untuk membangun lebih banyak Bolt EV dan EUV tahun ini daripada tahun-tahun lainnya sejak diluncurkan pada 2016. Penjualan Bolt pada 2021 mencapai angka tertinggi 24.828 kendaraan.

img_title Prabowo Siapkan Insentif Kendaraan Listrik, 500 Ribu Motor dan Mobil Listrik Bakal Dapat Stimulus

Produksi Bolt pada bulan April setelah penarikan baterai besar-besaran pada bulan Agustus dan mulai melanjutkan penjualan awal tahun ini. Penarikan baterai sendiri karena terjadi serangkaian kebakaran saat mobil parkir.

Dan kini, GM meluncurkan kampanye iklan Bolt untuk memenangkan kembali konsumen setelah penarikan mahal yang menghentikan produksi sejak April 2022.  Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) juga menutup penyelidikan kasus kebakaran Bolt usai adanya 24 laporan terkait.

Ilustrasi mobil listrik / cas kendaraan listrik

Mobil Listrik Sudah Murah Tapi Konsumen Masih Ragu, Ternyata Ini Biang Keroknya

Harga mobil listrik makin terjangkau, namun bukan itu yang membuat konsumen ragu. Ekonom Josua Pardede mengungkap hambatan terbesar adopsi EV di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut