Toyota Luncurkan Mobil SUV Ramah Lingkungan, Berapa Harganya?

Toyota Harrier PHEV
Sumber :
  • Paultan.org

VoxPop Otomotif – Toyota menjadi salah satu pabrikan mobil yang cukup gencar menghadirkan produk ramah lingkungan untuk pasar global. Namun sayangnya, jenama asal Jepang tersebut terlalu fokus menawarkan varian hybrid.

img_title Menguji Suzuki XL7 New Alpha Hybrid di GIIAS 2026, Begini Impresi Pertamanya

Sedangkan beberapa merek lainnya sudah memasarkan kendaraan listrik berbasis baterai. Meskipun Toyota akan meluncurkan 30 mobil pelahap seterum yang ditargetkan sampai 2030.

Saat ini Toyota sudah menjual mobil listrik pertamanya yang diberi nama bZ4X, sementara dari merek premiumnya ada Lexus UX-300e. Ada juga C+pod, dan Coms EV, namun mobil listrik kompak itu hanya disewakan.

img_title Chery Perkenalkan Tiggo V dari Hasil Riset 2 Tahun di Indonesia

Selebihnya produk yang mereka tawarkan di Indonesia, atau di pasar global didominasi HEV (Hybrid Electric Vehicle), dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Meski sudah cukup banyak, lagi-lagi pabrikan asal negeri sakura itu kembali meluncurkan mobil hybrid baru. Kali ini teknologi yang menggabungkan mesin bensin, dengan motor listrik itu bersarang di Toyota Harrier baru.

img_title 5 SUV Bergaya Sporty yang Mencuri Perhatian di GIIAS 2026

Melansir Paultan.org, Selasa 27 September 2022, Harrier generasi keempat yang sudah dibekali teknologi PHEV tersebut baru akan dijual di Jepang pada 31 Oktober 2022.

Mobil SUV, atau Sport Utility Vehicle ramah lingkungan itu mengandalkan platform RAV4 Prime, sehingga mesin yang digunakan sebagai dorongan dinamonya serupa.

Enjin tersebut memiliki empat silinder berkapasitas 2.500cc yang dapat menyemburkan tenaga maksimal 174 dk di 6.000 rpm, dan torsi 219 Nm di 3.600 rpm.

Motor listriknya di roda depan dapat menghasilkan tenaga 134 kilo watt, atau setara 180 dk, dan torsi 270 Nm. Belum termasuk motor listrik, atau dinamo di roda belakang berkode dengan tenaga 40 kw, atau 54 dk, dan torsi 121 Nm.

Artinya Toyota Harrier PHEV memiliki tenaga yang cukup besar jika mesin pembakaran, dan dinamonya bekerja saling bersamaan. Disalurkan melalui transmisi matik e-CVT dengan penggerak empat roda.

Secara bobot tentu lebih berat dari varian konvensional, mengingat ada banyak komponen tambahan di dalam mobil tersebut. Belum termasuk baterai lithium-ion yang tertanam di lantai bawah berdaya 18,1 kWh.

Dalam kondisi baterai penuh, Harrier PHEV tersebut bisa berjalan seutuhnya menggunakan tenaga listrik sampai 93 km. Hasil tersebut didapatkan dari data kementerian pertanahan, infrastuktur, transportasi, dan pariwisata Jepang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut