Motor Rakitan Pulogadung dan Sunter Laku Banget di Luar Negeri

Pemerintah Minta Ekspor Sepeda Motor Tembus 2 Juta Unit
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhamad Solihin

VoxPop – Masyarakat Indonesia boleh berbangga hati, sepeda motor yang diproduksi di beberapa pabrik lokal banyak diminati di luar negeri. Bahkan, angkanya jauh lebih baik ketimbang tahun lalu.

img_title Investasi Pabrik Mobil Masih Tersendat, Purbaya Minta Pelaku Industri Langsung Lapor

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI, dilansir Senin 2 September 2019, ekspor sepeda motor pada periode Januari hingga Juli 2019 mencapai 438.602 unit. Angka itu lebih tinggi 39 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pengiriman kuda besi pada Juli sendiri tercatat 71.114 unit, naik 25 persen dari bulan sebelumnya yang hanya 56.606 unit. Angka itu juga lebih baik dengan presentase yang sama, jika dibandingkan dengan Juli 2018.

img_title Suzuki Nilai Persaingan Industri Otomotif Bergeser, Pangsa Pasar Jadi Rebutan

Diketahui, semua anggota AISI diketahui memiliki produk untuk dipasarkan di luar negeri. Pabrik Honda di Sunter, Jakarta Utara sudah sejak lama mengekspor motor bebek dan skuter matik.

Baca juga: Jangan Lakukan Ini saat Ganti Oli di Bengkel

img_title Mobil China Lagi Tertekan, Empat Pabrikan Diprediksi Rugi

Begitu pula dengan Yamaha, yang memiliki pabrik produksi di Pulogadung, Jakarta Timur. Suzuki memanfaatkan pabrik mereka di Tambun, Bekasi untuk membuat produk yang dipasarkan secara lokal maupun ekspor.

Sementara, Kawasaki mengandalkan pabrik baru mereka di Cibitung, Bekasi. TVS diketahui memiliki pabrik di Karawang, Jawa Barat.

Sebagai informasi, total produksi sepeda motor di Indonesia per tahunnya mencapai lebih dari enam juta unit. Lebih dari lima juta unit dibuat untuk memenuhi pasar dalam negeri.

Ilustrasi mobil listrik / cas kendaraan listrik

Mobil Listrik Sudah Murah Tapi Konsumen Masih Ragu, Ternyata Ini Biang Keroknya

Harga mobil listrik makin terjangkau, namun bukan itu yang membuat konsumen ragu. Ekonom Josua Pardede mengungkap hambatan terbesar adopsi EV di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut