Musim Hujan Gak Punya Garasi Pemilik Mobil Wajib Tahu Ini
- Istimewa
VoxPop – Belakangan ini sejumlah wilayah di Indonesia diguyur hujan, terutama Jabodetabek. Buat pemilik mobil yang tidak punya garasi, ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk melindungi mobil saat parkir di luar.
Mengingat tidak semua pemilik mobil memiliki lahan yang luas di rumah, sehingga mobil harus parkir di luar ruangan, dengan memanfaatkam lahan parkir bersama di daerah sekitar.
Jika begitu, maka mobil perlu pelindungan khusus terutama lahan parkir tersebut tidak beratap, sehingga terkena paparan matahari secara langsung, dan terkena guyuran hujan. Lalu apa yang harus dilakukan?
Tentu menggunakan sarung, atau cover mobil sesuai peruntukannya. Meski secara konsekuensi harganya lebih mahal. Namun sarung mobil yang bagus bisa melindungi maksimal dari air hujan, atau paparan matahari.
Jika air tetap masuk, dikhawatirkan timbul jamur dari bekas air yang kering, terutama setelah hujan ada panas matahari.
Melansir keterangan resmi Toyota Auto2000, Rabu 3 Januari 2024, pastikan car cover yang dibeli memiliki kualitas prima sehingga mampu menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjaga dari bebagai material yang merusak.
Misalnya sarung mobil dengan kualitas baik bisa menjaga bodi dari cakaran binatang seperti kucing yang dapat menimbulkan goresan, air hujan, debu, dan kotoran yang membuat kusam, jamur atau water spot.
Pastikan ukuran sarung sesuai dimensi mobil. Jika terlalu besar, tidak terpasang dengan sempurna karena bagian bawah atau karet pengigatnya tidak sesuai. Terlalu kecil bodi tidak tertutup maksimal, sehingga ada bagian yang bisa terkena air, atau debu.
Pilih bahan yang tepat, bagi mobil yang sering parkir di ruangan terbuka cover dengan bahan parasut, atau polyster jadi pilihan yang tepat karena tahan air. Namun untuk parasut ada resikonya, yakni berembun di bagian dalam.
Sehingga posisinya harus tetap kering, dan bersih. Sedangkan jika mobil terparkir di dalam ruangan, cukup menggunakan cover berbahan kain alias fabric untuk memperlancarr sirkulasi udaa dan menghindari kelembaban.
Banyak cover mobil yang beredar di pasar dengan warna-warna menarik. Namun masih berdasarkan sumber yang sama, bahwa warna tersebut ternyata berpotensi luntur, sehingga bisa merusak cat bodi mobil jika dibiarkan.
