Ini yang Bikin Transmisi Mobil Matic Jadi Slip dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi mobil bertransmisi otomatis
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VoxPop –  Mobil matic kini menjadi pilihan masyarakat karena pengoperasiannya yang cukup mudah ketimbang mobil manual. Namun ada permasalahan yang kerap terjadi pada transmisi matic, yakni slip atau loss.

img_title Mobil Keluarga dengan Kabin Luas Makin Mendominasi GIIAS 2026

Permasalahan tersebut kerap kali terjadi secara mendadak sehingga mengganggu kenyamanan berkendara. Selain itu, transmisi yang los juga berpotensi besar menyebabkan kecelakaan, dan ada beberapa penyebabnya seperti dilansir dari situs Daihatsu.

Penyebab Transmisi Matic Slip

img_title Insentif EV Segera Diumumkan Prabowo, Purbaya: Untuk 500.000 Motor dan Mobil Listrik

1. Kualitas oli transmisi mobil buruk
Transmisi matic yang slip atau los, biasanya disebabkan oleh penggunaan oli transmisi berkualitas rendah atau buruk. Hal tersebut terjadi, karena oli transmisi tersebut tidak dapat melumuri permukaan komponen transmisi mobil dengan baik. Akibatnya gesekan antara permukaan komponen transmisi semakin besar sehingga mempercepat usia keausan komponen transmisi. 

2. Kekurangan oli transmisi
Kebocoran tersebut menyebabkan komponen-komponen transmisi tidak mendapatkan pelumas sesuai dengan kebutuhan sehingga komponen transmisi mudah aus. 

img_title Penjualan Mobil Naik, Purbaya Pede Daya Beli Domestik Masih Terjaga

3. Oil line pressure tersumbat
Seperti diketahui oil line pressure berperan penting terhadap besaran tekanan oli yang dihasilkan. Apabila oil line pressure tersumbat maka tekanan oli yang dihasilkan kecil. Hal ini membuat kinerja clutch dan brake terhambat sehingga mempercepat keausan komponen ini. 

4. Masalah pada sistem pengereman
Transmisi matic yang slip atau los juga bisa terjadi akibat sistem pengereman yang bermasalah. Sistem rem yang bermasalah menyebabkan kecepatan mobil susah untuk dikendalikan.

5. Torque converter rusak
Torque converter berfungsi sebagai penerus tenaga putar yang dihasilkan mesin agar bisa disalurkan ke transmisi otomatis. Apabila komponen ini rusak, maka tenaga tidak dapat disalurkan ke transmisi otomatis sehingga transmisi mobil menjadi slip dan los. Akibatnya mobil menjadi kehilangan tenaga.

6. Solenoid matic rusak
Seperti diketahui, solenoid matic berfungsi mengontrol tekanan dan kapasitas oli yang akan disalurkan oil line pressure. Apabila komponen ini rusak, otomatis kinerja oil line pressure terhambat sehingga kinerja clutch dan brake, serta planetary gear juga terhambat.

7. Adanya masalah pada TCM (Transmission Control Module)
TCM berfungsi sebagai analisis data dari sensor ECM (Engine Control Module) untuk mengatur rasio gigi yang dibutuhkan mobil melalui solenoid. Apabila TCM rusak, maka rasio gigi mobil tidak dapat diatur sesuai kebutuhan sehingga transmisi matic menjadi los.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut