Penyebab Mobil Kencang Tidak Bisa Pakai Ban Standar

Ban baru Michelin
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Pius Mali

VoxPop.co.id – Beragam jenis dan merek ban banyak dijual di Indonesia saat ini. Produk ban tersebut tersedia untuk beragam ukuran pelek dan jenis kendaraan.

img_title Polisi Gagalkan Peredaran 16 Kg Sabu, Modusnya Disembunyikan dalam Ban Mobil

Bagi pemilik mobil sport atau mobil standar yang mesinnya sudah dimodifikasi, pemilihan jenis ban harus menjadi perhatian khusus. Hal ini mengingat ban menjadi penghubung utama antara kendaraan dengan jalanan.

Premium Driving Pleasure (PDP) Businesss Manager Michelin Indonesia, Refil Hidayat, mengungkapkan mobil dengan tenaga mesin besar sebaiknya menggunakan ban khusus mobil sport.

img_title Kenali 3 Jenis Ban Off-Road, Efeknya ke BBM dan Kenyamanan

"Sebenarnya, ban itu mengikuti spesifikasi mobil. Meski mobil entry-level (standar), tapi kalau dibuat lebih bertenaga dan ditambah dengan turbo, ban enggak akan kuat kalau tetap dengan yang standar," kata Refil di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Penggemar mobil di Indonesia, kata Refil, kerap lupa untuk mengganti ban yang bisa menyeimbangkan tenaga mesin.

img_title Mobil Listrik Lebih Untung Pakai Ban Biasa atau Khusus EV?

"Kalau ban standar, mungkin hanya bisa spinning (berputar di tempat), karena enggak bisa menempel dengan jalanan," ujar dia.

Itu sebabnya, Michelin menghadirkan Pilot Sport 4S untuk mobil-mobil yang dibekali dengan mesin bertenaga besar. 

"Jadi, kami bikin ban sudah improve grip-nya. Kemudian untuk wet and dry braking sekaligus. Mobil pasti membutuhkan hal itu dalam sebuah ban," lanjut Refil. (ren)

Ban Accelera Omikron Rugged Terrain

Pengguna SUV Sekarang Beda, Produsen Ban Sampai Bikin Kategori Baru

Pengguna SUV kini berubah, tak hanya dipakai di kota tetapi juga untuk overlanding. Produsen ban pun menghadirkan kategori baru yang menggabungkan kenyamanan dan tangguh.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut