Hakim Hingga Karyawan MK Dikawal Ketat Jelang Putusan

Majelis Hakim Sidang Gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi.
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan 47 ribu personel gabungan Polri dan TNI telah disiagakan untuk mengamankan Jakarta saat pembacaan putusan sengkata Pilpres 2019, Kamis, 27 Juni 2019 esok.

img_title Istri Andre Taulany Diduga Pernah Hina Prabowo Sakit Jiwa di Pilpres 2019

Pengamanan tak hanya di luar gedung MK hingga obyek vital, tetapi hakim dan keluarganya juga ikut dijaga ketat.

“Misalnya perangkat hakim, kemudian juga keluarganya maupun karyawannya, dan kemudian juga termohon-pemohon kita lakukan pengamanan di gedung MK tersebut,” ucap Argo di Markas Polda Metro Jaya, Rabu 26 Juni 2019.

img_title Paguyuban Marga Tionghoa Dorong Gunakan Hak Pilih 14 Februari untuk Lahirkan Pemimpin Berkualitas

Menurut Argo, personel yang telah disiapkan bukan hanya di gedung MK. Personel tersebut juga akan di tempatkan di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

“Khusus di MK, ada sekitar 13 ribu personel TNI dan Polri," ujar Argo.

img_title Prabowo Kaget Ada Pemuda Ngaku Siap Mati untuknya di Pilpres 2019: Saya Suruh Pulang!

Argo mengimbau masyarakat tidak perlu aksi di gedung MK. Polisi meminta agar masyarakat mempercayakan MK untuk melaksanakan tugasnya. “Kita percayakan ke hakim MK yang membacakan putusan,” ucapnya. (EP)


Laporan: Livia Fetrianah

 Bahlil Lahadalia Dilantik oleh Presiden Jokowi Menjadi Menteri ESDM

Bahlil: Saya yang Usulkan Pilpres 2024 Ditunda Ketika Jadi Menteri Investasi, bukan Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia kembali pasang badan untuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) bahwa dirinya yang mengusulkan ide agar menunda waktu Pemilih

img_title
VoxPop.co.id
31 Desember 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut