Zikir Penyejuk Demo Tangkap Ahok
- VoxPop.co.id/Danar Dono
Tak hanya itu, sejumlah tokoh ternama, seperti politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, dan politikus PKS, Fahri Hamzah, dikabarkan ikut menemani massa untuk menyuarakan tuntutan penegakan hukum atas dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Massa dijadwalkan akan memulai aksi setelah menunaikan ibadah Salat Jumat dan mengakhiri aksi pukul 18.00 WIB. Dengan titik kumpul massa terpusat di Masjid Istiqlal, dilanjutkan bergerak menuju beberapa titik orasi, seperti di depan Balai Kota Jakarta, kantor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan juga Istana Negara.
Berdasarkan surat izin aksi unjuk rasa yang diterima Mabes Polri, tertulis nama Ustaz Bachtiar Nasir, sebagai orang yang bertanggung jawab penuh atas pengerahan massa yang menamakan diri Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). Surat izin itu diterima Mabes Polri, awal pekan lalu.
"Ada, kemarin suratnya sudah diterima. Disebutkan Kiai Bachtiar Nasir. Pak Bachtiar Nasir tercatat dengan mengikutsertakan 100 ribu di dalam surat," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 2 November 2016.
Unjuk rasa dengan perkiraan jumlah massa sebanyak ini, memang cukup mengkhawatirkan banyak pihak. Karena, tingkat kerawanan terjadi keributan cukup tinggi. Mengingat penyusup bisa saja memanfaatkan situasi hingga menyebabkan timbulnya riak pada aksi.
"Tolong waspadai jangan sampai nanti ada yang ingin mengganggu acara ini. Bisa saja ada penyusup-penyusup yang mengganggu, kita waspadai," kata Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin, 31 Oktober 2016.
Tapi, walau pun demikian, aparat penegak hukum memastikan Jakarta akan tetap aman dan terkendali saat unjuk rasa berlangsung hingga usai. Hanya saja, kepolisian mengimbau masyarakat untuk berupaya menghindari lokasi unjuk rasa.
