Taktik Polisi Razia Kendaraan Besar-besaran
- VoxPopnews/Ikhwan Yanuar
Memang sempat menuai pro-kontra, tetapi demi keselamatan bersama, perusahaan pembuat sepeda motor di Indonesia kemudian mengeksekusinya. Maka itu, polisi bisa menindak pengguna yang tak menyalakan lampu motornya, karena edisi terbaru sudah didesain demikian.
"Kalau itu merupakan kewajiban, untuk produsen tidak ada masalah. Itu memang penting demi keselamatan," kata Gunadi kepada VoxPop.co.id.
Gunadi menyebut, terus menyalanya lampu sepeda motor dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, karena pengendara lain dapat melihat pergerakan motor tersebut. "Nyalanya sendiri memang satu keharusan. Sebab, mata kita memang tak bisa menangkap satu perubahan dengan cepat. Dengan lampu banyak menolong, karena bisa melihat pergerakan sepeda motor di belakang atau depannya."
Selain lampu, dia berharap motor-motor di Tanah Air juga dapat menerapkan perangkat pengereman Anti-lock Braking System (ABS). Sebab teknologi pengereman ABS sangat menolong. Pertimbangan remnya jadi lebih nyaman. Tetapi tentu yang jadi masalah adalah harga motor yang jadi lebih mahal.
"Dalam merancang peningkatan keselamatan di jalan raya, harus ada yang ditingkatkan. Seperti disc brake. Kami katakan ABS bakal jadi tren ke depan. Tentu harga jadi lebih mahal, tapi nanti kita akan cari formulasi dengan pabrikan," kata Gunadi.
Pada industri mobil, peran aktif untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya juga diklaim sudah dilakukan. Salah satunya penerapan kantong udara alias airbag. Selain itu, sudah tersemat pula seatbelt reminder.
"Kalau fitur keselamatan standar ada semacam airbag, lalu seatbelt itu ada. Itu memang bukan sesuatu yang baru. Kalau seatbelt kan dari regulasi juga sudah diminta, harus ada. Kalau tidak dipenuhi kan kami salah. Yang jelas standar ada," kata Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, kepada VoxPop.co.id, Rabu 1 Maret 2017.
Sebenarnya, kata Amel, ada satu alat lagi yang bisa diterapkan untuk meminimalisir kecelakaan, yakni speed control. Di Amerika Serikat teknologi ini sudah diterapkan. Namun di Indonesia belum diperlukan, mengingat lebih banyak menemukan jalan macet ketimbang lengang.
