Drama Korea di Ujung Tanduk

Drama Korea terbaru
Sumber :
  • istimewa

Untuk menebus hal tersebut, banyak stasiun penyiaran memasukkan iklan yang muncul di tengah acara. Biasanya yang melakukan hal seperti ini adalah tv kabel, namun MBC, KBS, dan SBS juga melakukannya walau terkesan terpaksa. Dan memang penonton sangat terganggu dengan kehadiran iklan tersebut. Mereka mengeluh karena iklan tersebut memecah konsentrasi mereka yang sedang serius menonton drama.

img_title Fakta-fakta Thirty Nine, Drama Baru Son Ye Jin dan Jeon Mi Do

Dan baru-baru ini, ada yang berbeda dari penayangan serial Korea di stasiun televisi besar. Drama Korea hadir dalam kemasan compact. Mereka membuat dua episode tayang dalam hari yang sama dengan jeda iklan yang cukup lama. Perubahan ini tentu membuat penggemar sedikit bingung dibuatnya.

Misalnya saja seperti drama SBS, Suspicious Partner yang dibintangi aktor Ji Chang Wook dan Nam Ji Hyun. Drama yang mengusung genre hukum, komedi romantis ini  hadir dua episode langsung di penayangan perdananya minggu kemarin. 

img_title Beredar Foto Jeon Mi Do dkk Diduga Syuting Hospital Playlist 3

Hal serupa juga dilakukan drama Ruler: Master of the Mask yang tayang di MBC. Drama yang meraih rating cukup tinggi ini harus menayangkan dua episode perdananya dalam sekali penayangan. 

Dilansir dari Dramabeans,  hal ini sebenarnya tidak mengurangi konten drama, dan tidak akan merugikan penonton setia drama. Selain mengubah judul drama menjadi episode 1-2 dan episode 3-4, hal lain yang jelas berbeda adalah durasi penayangan, yang menjadi lebih singkat, yaitu sekitar 30 hingga 35 menit untuk setiap episodenya.

img_title BMKG Trending Dikira Gempa Gara-gara Drakor Forecasting Love & Weather

Yang menjadi pertanda berakhirnya episode pertama dan selanjutnya adalah adanya jeda panjang iklan. 

Kabar yang beredar mengatakan bahwa alasan stasiun penyiaran melakukan hal tersebut adalah karena meski mendapat rating tinggi, drama tersebut dianggap belum cukup menguntungkan.  

Atas masalah tersebut dan juga kondisi politik yang menyebabkan ketegangan antara Tiongkok dan Korea, yang sangat memengaruhi produksi drama, Asosiasi Produksi Drama Korea menggelar pertemuan pada Maret lalu, untuk mencari beberapa tempat yang mampu membantu memberikan dukungan finansial. Mereka memutuskan untuk memanfaatkan 116 miliar Won yang merupakan anggaran konten produksi dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata untuk semester pertama tahun ini. Mereka juga akan mencari cara untuk menerima dana dari bisnis kelas menengah di Korea.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut