Trump Diancam Lengser

Presiden AS Donald Trump.
Sumber :
  • REUTERS/Joshua Roberts

Selanjutnya... Embusan Pemakzulan Menguat

Embusan Pemakzulan Menguat

img_title 200 Ahli Kesehatan Mental Nyatakan Trump Tak Layak Jadi Presiden, Punya Gangguan Narsistik?

Isu yang terus menguat, tuduhan adanya kolusi dan pembocoran rahasia negara antara Trump dengan Rusia membuat dorongan untuk melengserkan Presiden AS dari singgasananya makin tertiup kencang. Anggota Kongres dari Partai Demokrat asal Texas, Al Green, pada Senin lalu kembali menyuarakan pemakzulan atas Trump. Pasal yang akan dikenakan adalah tindakan kriminal dan melanggar UU dengan membocorkan rahasia negara.

Pendapat Al Green menguatkan usulan sebelumnya yang disampaikan oleh anggota Senat dari Partai Demokrat, Richard Blumenthal, pada Rabu, 10 Mei, dua hari setelah Trump memecat Comey. Blumenthal mengatakan pemecatan Comey tak menutup kemungkinan Kongres  melanjutkan rencana pemakzulan Trump.

"Ini seperti mengulang kembali kasus AS vs Nixon, dengan sebuah surat perintah pengadilan yang dikirimkan kepada Mahkamah Agung AS," ujar politisi dari Partai Demokrat itu saat diwawancara oleh CNN.

img_title Hari Terakhir Jadi Presiden, Donald Trump Rilis Video Perpisahan

"Kasus ini bisa menjadi pemicu untuk melanjutkan proses pemakzulan, meski sebenarnya masih sangat jauh dari kemungkinan itu," ujarnya menambahkan. Ia menyebut keputusan Trump malah semakin meningkatkan “krisis konstitusional.”

Usulan menurunkan Trump memang baru datang dari anggota Partai Demokrat. Sementara Partai Republik, partai asal Trump, belum bereaksi keras. Publik AS juga belum sampai menyuarakan agar Presiden AS ke-45 itu disudahi masa jabatannya. Mungkin karena menyadari masih lemahnya usulan pelengseran itu, maka Donald Trump memilih cuek.

img_title Hakim Tolak Gugatan Trump di Georgia dan Michigan

Diberitakan oleh Reuters, Kamis 18 Mei 2017, Trump mengatakan ia dan timnya masih solid dan saat ini memilih fokus menjalankan agenda pemerintahan. "Saya sudah menyatakan berulang-ulang bahwa hasilnya akan mengonfirmasi hal yang sama yaitu tak ada kolusi antara tim kampanye saya dengan pihak luar," katanya.

Kini publik AS menunggu. Benarkah Trump memiliki hubungan khusus dengan musuh politik yang telah bebuyutan itu? Atau seperti sikapnya yang selalu percaya diri, ia berani membuktikan tak ada kolusi, apa lagi pembocoran rahasia negara? Kini mereka menunggu tim investigasi bekerja dan menunggu hasilnya. (one)

Pidato Donald Trump usai dilantik sebagai Presiden ke 47 AS

5 Gebrakan Kontroversial Donald Trump Usai Dilantik, Hanya Akui Dua Gender

Baru saja menjabat, Donald Trump langsung membuat lima gebrakan kebijakan baru yang menuai kontroversi di dalam dan luar negeri.

img_title
VoxPop.co.id
22 Januari 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut