Aksi Anthony Ginting, Cut Tari Nikah dan Mobil Bekas Turun 45 Persen
- VoxPop/Jeffry Yanto
VoxPop – Kabar arena bulutangkis membetot perhatian pembaca berita di Tanah Air. Pebulutangkis Indonesia yang berlaga di BWF World Tour Finals 2019 tampil memukau.
Selain itu kabar libur tambahan jelang Natal juga menjadi perhatian masyarakat. Namun bukan libur tambahan di Indonesia ya, tapi libur yang ditetapkan oleh negeri tetangga Indonesia.
Selain kabar arena olahraga, dari dunia otomotif ada satu kabar yang menyedot perhatian pembaca. Kabar soal mobil bekas usia satu tahun, ternyata cukup membuat publik pecinta otomotif penasaran.
Berikut 5 Kabar terpopuler VoxPop.co.id sepanjang Kamis 12 Desember 2019:
Dahsyat, Anthony Ginting Bantai Chen Long di BWF World Tour Finals
![]()
Anthony Sinisuka Ginting akhirnya meraih kemenangan pertama di babak penyisihan Grup B tunggal putra BWF World Tour Finals 2019. Tak tanggung-tanggung, Anthony meraih kemenangan setelah menumbangkan ranking 4 dunia, Chen Long di laga kedua penyisihan Grup B.
Bagaimana serunya jalannya laga? Simak selengkapnya di sini
Pemerintah Sabah Tetapkan 24 Desember Sebagai Hari Libur Tambahan
![]()
Pemerintah Sabah di Malaysia menetapkan bahwa 24 Desember 2019 sebagai hari libur umum tambahan. Ketetapan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang beragama Kristen agar siap-siap menyambut Hari Raya Natal bersama keluarga maupun sanak saudara.
Ketua Menteri Sabah Mohd Shafie Apdal mengatakan ketetapan ini diputuskan dalam pertemuan Kabinet Negara Federal Rabu pagi, 11 Desember 2019.
Baru 1 Tahun, Harga Mobil Bekas Ini Turun 45 Persen
![]()
Pada awal 2018, Datsun Indonesia meluncurkan Datsun Cross. Berbeda dari mobil Datsun lainnya, Cross diposisikan bukan sebagai low cost green car atau LCGC.
Alasannya sederhana, Datsun tidak ingin dianggap hanya mampu memproduksi kendaraan dengan harga terjangkau saja. Mereka ingin membuktikan, bahwa produk Datsun juga bisa dihadirkan dengan kualitas yang lebih baik.
Rilis Peta Siber, BSSN Singgung Pangkas Eselon III dan IV
![]()
Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN meresmilam 'Peta Okupasi Keamanan Siber Nasional'. Peta ini berkaitan dengan isu keamanan siber di bidang ekonomi digital, yang mana nilainya di Asia Tenggara pada tahun ini diprediksi mencapai Rp1.418 triliun.
