Haris Azhar Vs Teddy Gusnaidi, KKB Papua Tembak Mati Guru
- Youtube tvOne
S menjabat sebagai Kepala Lingkungan di Kelurahan Sei Kambing B dan merupakan komandan FUI DPD Kota Medan.
Menyikapi hal itu, Ketua FUI DPD Kota Medan, Nursarianto mengungkapkan sudah menyiapkan langkah-langkah untuk memberikan bantuan hukum kepada anggotanya tersebut.
Baca selengkapnya di sini
3. PT Pelni Copot Pejabat karena Pengajian, Akun Dede Budhyarto Diserang
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) jadi sorotan publik karena mencopot pejabat terkait kepanitiaan acara pengajian Ramadhan. Pengajian itu disebut terdapat unsur radikalisme.
Kebijakan manajemen yang mencopot pejabat itu juga disampaikan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto. Dalam akun Twitternya yang bercentrang biru, @kangdede78, ia mengatakan pencopotan ini sebagai pelajaran sekaligus warning kepada seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Selain itu pejabat yg terkait dgn kepanitiaan acara tsb telah DICOPOT. Ini pelajaran sekaligus WARNING kpd seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sdktpun, BERANGUS," tulis Dede dikutip VoxPop pada 10 April 2021.
Baca selengkapnya di sini
4. Bidik Jepang Jadi Market Ekspor Cangkang Sawit, RI Siapkan Solusi Ini
Kementerian Perdagangan berencana menjadikan Indonesia sebagai eksportir biomassa ke Jepang. Produk biomassa yang potensial diserap negeri sakura tersebut adalah cangkang kelapa sawit.
Biomassa dianggap sebagai sumber energi terbarukan yang potensial untuk berkontribusi pada pasokan energi global. Sebab, merupakan salah satu sumber energi bersih.
Kemendag menilai, banyaknya industri yang mulai beralih dari batubara ke cangkang sawit yang sebelumnya merupakan limbah industri. Sebab, kini mampu menjadi bahan bakar.
Baca selengkapnya di sini
5. Detik-detik Guru Yonatan Ditembak Mati KKB Papua
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah. Setelah membakar Gedung SD Jambul, SMP Negeri 1 dan SMA 1 Beoga serta rumah guru, kini mereka menembak mati salah seorang warga di Kampung Ongolan Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Papua, Jumat sore, 9 April 2021. Korban meninggal atas nama Yonatan Renden (28 tahun) berstatus sebagai guru.
Peristiwa penembakan terjadi pukul 16.45 WIT. Saat itu korban bersama saksi JS menggunakan sepeda motor berboncengan menuju Kampung Ongolan dengan maksud mengambil terpal guna membungkus jenazah OKtovianus Rayo yang berada di Puskesmas Beoga.
