5 Amalan Isra Mi’raj yang Dianjurkan bagi Umat Islam

Ilustrasi wanita berdoa.
Sumber :

"Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani wa ana abduka wa ana ala ahdika wa wadika mastathatu. Audzu bika min syarri ma shanatu. Abu u laka bini matika alayya wa abuu u bidzanbi faghfirlii fa innahu la yaghfirudz-dzunuba illa anta".

img_title Justin Hubner Udah Lama Mualaf? Unggahan Soal Isra' Mi'raj di Awal Tahun Jadi Bukti

Artinya:
"Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dann aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu taat kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yang kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."

2. Melaksanakan puasa sunah

img_title Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momen Muhasabah, Ini 7 Amalan yang Bisa Dilakukan

Puasa di bulan Rajab disebut memiliki hukum sunah apabila dikerjakan sewaktu-waktu. Amalan ini dapat menjadi sarana melatih kesabaran sekaligus memperbanyak pahala.

3. Memperbanyak doa

img_title Justin Hubner Jadi Mualaf, Ini Daftar 6 Pemain Naturalisasi yang Masuk Islam

Memanjatkan doa menjadi bagian penting dari amalan Isra Mi’raj. Umat Islam dianjurkan membaca doa Rajab sebagai harapan agar diberi keberkahan dan umur panjang.

"Allahumma barik lana fi rajaba wa syabana wa bilaqhna Ramadhana".

Artinya:
"Ya Allah, berkahi umur kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikan kami pada bulan Ramadan."

4. Memperbanyak zikir

Zikir merupakan amalan yang dapat menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu bacaan zikir yang dikenal dalam peristiwa Isra Mi’raj adalah:

"La haula wa la quwwata iilla billahil aliyyil azhim".

Artinya:
"Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah SWT."

5. Menunaikan salat sunah

Salat sunah pada malam Isra Mi’raj dapat dilaksanakan setelah salat Magrib dan Isya. Salat ini dilakukan sebanyak 12 rakaat dengan salam setiap dua rakaat.

Setiap rakaat membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek Al-Qur’an. Setelah salam, dilanjutkan dengan membaca tasbih, istighfar, serta salawat. 

Rangkaian amalan Isra Mi’raj ini sangat baik diamalkan menjelang maupun pada hari peringatannya. Dengan memperbanyak amalan, umat Islam diharapkan mampu meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pengurus MUI Karawang saat mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang

Banyak WNA di Karawang Masuk Islam, MUI Lapor Imigrasi

Cukup banyak warga negara asing yang berikrar masuk Islam di kantor MUI Karawang. Mereka berasal dari China, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Jerman dan Finlandia.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut