Hukum Mempercayai Ramalan Kiamat dalam Islam, Hati-hati Bisa Jadi Kufur

Ilustrasi Kiamat
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Di era modern, isu ramalan kiamat sering muncul dan ramai diperbincangkan. Apalagi, di tengah bayang-bayang Perang Dunia III, yang dikaitkan dengan tanda akhir zaman. 

img_title Tradisi Selamatan Sebelum Berangkat Haji, Bolehkah dalam Islam?

Namun, Islam menegaskan bahwa hari kiamat adalah perkara ghaib yang tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Allah SWT.

Mengutip dari NU Online, Kamis, 5 Maret 2026, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 187:

img_title Tanda-Tanda Kecil Kiamat dalam Islam, Apakah Sudah Dekat?

يَسۡـَٔـــلُوۡنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرۡسٰٮهَا ‌ؕ قُلۡ اِنَّمَا عِلۡمُهَا عِنۡدَ رَبِّىۡ‌ ۚ لَا يُجَلِّيۡهَا لِوَقۡتِهَاۤ اِلَّا هُوَۘ ‌ؕ ثَقُلَتْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ لَا تَأْتِيْكُمْ اِلَّا بَغْتَةًۗ

Artinya: “Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang kiamat, kapan terjadi? Katakanlah, sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Tuhanku. Tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat bagi makhluk yang di langit dan di bumi. Ia tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.”

img_title Ingin Selamat dari Fitnah Dajjal? Ini Amalan yang Dianjurkan Rasulullah

Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada satupun manusia yang boleh mengklaim tahu kapan kiamat akan terjadi.

Larangan Mempercayai Ramalan

Para ulama fiqh sepakat bahwa meramal dan mempercayai ramalan perkara ghaib adalah haram, bahkan bisa tergolong kufur. Dalam praktiknya, peramal atau dukun menggunakan bantuan jin atau kekuatan selain Allah, yang termasuk bentuk syirik.

Dalam Mausu’ah Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyah dijelaskan:

أَجْمَعَ الْفُقَهَاءُ عَلَى أَنَّ التَّكَهُّنَ وَالْكَهَانَةَ بِمَعْنَى ادِّعَاءِ عِلْمِ الْغَيْبِ وَالاِكْتِسَابُ بِهِ حَرَامٌ، كَمَا أَجْمَعُوا عَلَى أَنَّ إِتْيَانَ الْكَاهِنِ لِلسُّؤَال عَنْ عَوَاقِبِ الأُمُورِ حَرَامٌ، وَأَنَّ التَّصْدِيقَ بِمَا يَقُولُهُ: كُفْرٌ، لِمَا وَرَدَ عَنْ رَسُول اللَّهِ ﷺ أَنَّهُ قَال: مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُول فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِل عَلَى مُحَمَّدٍ ﷺ

Artinya: “Ulama ahli fiqh sepakat, meramal perkara ghaib adalah haram, mendatangi peramal untuk bertanya tentang perkara ghaib haram, dan mempercayai ramalannya adalah kufur. Nabi saw bersabda: barang siapa mendatangi peramal atau dukun dan membenarkannya, maka ia kufur terhadap ajaran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.”

Perkara Ghaib Sepenuhnya Milik Allah

Allah swt berfirman:

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلا يُظْهِرُ عَلَى غيبِهِ أَحَدًا إِلا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ

Artinya: “Allah Dzat yang mengetahui perkara ghaib tidak akan memperlihatkan perkara ghaib kepada siapapun kecuali kepada makhluk yang dikehendaki.” (QS. Jin: 26)

Dengan demikian, tidak ada manusia yang berhak mengumumkan ramalan kiamat. Percaya pada ramalan seperti itu sama dengan mengingkari kekuasaan Allah dan menyalahi ajaran Islam.

Islam menekankan agar umat manusia fokus pada ibadah, amal baik, dan meningkatkan ketakwaan, bukan mengurusi ramalan-ramalan ghaib. Kiamat pasti akan datang, namun waktunya hanya Allah yang mengetahui. Tugas manusia hanyalah memperbaiki hubungan dengan Allah, menyiapkan amal saleh, dan meningkatkan keimanan setiap hari.

Distribusi dan Pembagian Daging Kurban. Ilustrasi

Hukum Menjual Daging Kurban dalam Islam, Begini Penjelasan Ulama dan Dalilnya

Hukum menjual daging kurban menurut mayoritas ulama adalah haram. Simak penjelasan lengkap dalil, fatwa, dan solusi agar kurban tetap sah. Baca lebih lengkapnya di sini

img_title
VoxPop.co.id
28 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut