Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat, Amalan Sunnah yang Melindungi dari Fitnah Dajjal
- U-Report
Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi
Selain diyakini dapat melindungi dari fitnah Dajjal, membaca Surat Al-Kahfi juga memiliki sejumlah keutamaan lain yang disebutkan dalam berbagai hadis.
Salah satu hadis menyebutkan bahwa orang yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan cahaya yang meneranginya hingga hari kiamat serta diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumat.
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ سُطِعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عِنَانِ السَّمَاءِ، يَضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَغُفِرَ لَهُ مَابَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Artinya: Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at, maka ia akan diberi cahaya dari bawah kakinya hingga ke langit yang meneranginya hingga hari kiamat serta diampuni dosanya di antara dua Jum'at. (HR. Ibnu Mardawih. Lihat Tafsir Ibnu Katsir: IIII/70).
Selain itu, terdapat pula hadis yang menjelaskan bahwa orang yang menghafal sepuluh ayat pertama atau terakhir dari Surat Al-Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal.
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَمَنْ حَفِظَ خَوَاتِمِ سُوْرَةِ الْكَهْفِ كَانَتْ لَهُ نُوْرًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: Barang siapa yang hafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi ia akan dilindungi dari fitnah Dajjal, dan barang siapa yang hafal penutup surat Al-Kahfi maka ia akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat kelak. (HR. Ahmad: V/196 dan Muslim: VI/92).
Hikmah Membaca Surat Al-Kahfi pada Hari Jumat
Hari Jumat memiliki banyak peristiwa penting dalam sejarah penciptaan manusia. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa hari Jumat adalah hari terbaik di mana berbagai peristiwa besar terjadi, mulai dari penciptaan Nabi Adam hingga kelak terjadinya kiamat.
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ إِلَّا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ
Artinya: Sebaik-baiknya hari di mana sang surya menyinarinya adalah hari Jumat. Pada hari Jumat Nabi Adam 'Alaihis Salam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga, dan dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak terjadi kecuali pada hari Jumat. (HR Muslim).
Kaitan antara hari Jumat dan Surat Al-Kahfi juga dijelaskan oleh para ulama. Di dalam surat ini terdapat gambaran tentang kedahsyatan hari kiamat dan berbagai peristiwa besar yang akan dialami manusia.
وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا
Artinya: Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau melihat bumi rata dan Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka. (QS Al-Kahfi: 47).
Para ulama menjelaskan hikmah dianjurkannya membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat karena adanya hubungan makna antara hari berkumpulnya manusia dan gambaran peristiwa kiamat dalam surat tersebut.
