Bacaan Niat Salat Idul Fitri 2 Rakaat Lengkap dengan Arti dan Tata Cara Membacanya

Shalat Idul Fitri 1444 Hijriah
Sumber :
  • AP Photo /Achmad Ibrahim

VoxPop – Shalat Idul Fitri menjadi salah satu ibadah penting yang dilakukan umat Islam saat hari raya. Setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, shalat Id menjadi penanda kemenangan sekaligus ungkapan syukur kepada Allah SWT. 

img_title Kemenhub Sebut Inisiatif Sektor Transportasi Publik Indonesia Berhasil Raih Pengakuan Internasional

Momentum ini juga menjadi ajang berkumpulnya umat Islam dalam suasana kebersamaan dan kebahagiaan.

Selain bernilai ibadah, shalat Idul Fitri juga memiliki makna sosial yang kuat. Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakannya secara berjamaah, baik di masjid maupun di lapangan.

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Hukum dan Waktu Shalat Idul Fitri

Mengutip dari NU Online, shalat Idul Fitri memiliki hukum sunnah muakkadah, yaitu sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Rasulullah SAW senantiasa mengerjakan shalat ini sejak disyariatkan pada tahun kedua Hijriah hingga akhir hayatnya.

img_title Volume Peti Kemas Naik Gila-gilaan, Efek Dahsyat Lebaran

Adapun waktu pelaksanaannya dimulai sejak matahari terbit hingga sebelum masuk waktu shalat Zuhur. Berbeda dengan Idul Adha, pelaksanaan shalat Idul Fitri disunnahkan sedikit diakhirkan. Tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi umat Islam yang belum menunaikan zakat fitrah.

Tata Cara Shalat Idul Fitri

Secara umum, tata cara shalat Idul Fitri tidak jauh berbeda dengan shalat pada umumnya. Namun, terdapat beberapa tambahan sunnah yang menjadi ciri khasnya. Berikut langkah-langkahnya:

1. Niat Shalat Idul Fitri

Niat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Disunnahkan juga untuk melafalkannya. Berikut bacaan niatnya:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى

Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman (jika jadi imam pakai “imaman”) lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

2. Takbir Tambahan pada Rakaat Pertama

Setelah membaca doa iftitah, disunnahkan membaca takbir sebanyak tujuh kali. Di antara takbir tersebut, dianjurkan membaca:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Allâhu akbar kabîran, wal ḫamdulillâhi katsîran, wa subḫânallâhi bukratan wa ashîla

Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Atau bisa juga membaca:

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut