Tiga WNI Ditangkap di Makkah karena Tawarkan Haji Ilegal

Plt. Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendapat informasi dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah bahwa tiga orang diduga berkewarganegaraan Indonesia ditangkap aparat keamanan Arab Saudi di Kota Makkah pada Selasa 28 April 2026.

img_title Usai Gempa M 7,1 di Jepang, Apakah Wisatawan Masih Aman Berkunjung?

"Ketiganya diduga terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan terkait layanan haji ilegal, termasuk melalui penyebaran iklan layanan haji palsu di media sosial," kata Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah di Jakarta, Kamis.

Menurut Heni, aparat keamanan Arab Saudi juga menemukan sejumlah barang bukti, antara lain uang, perangkat komputer, serta kartu haji yang diduga palsu. Dua dari tiga orang tersebut dilaporkan menggunakan atribut petugas haji Indonesia saat penangkapan.

img_title Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Ungkap Kondisi WNI yang Jadi Korban

"Saat ini, KJRI di Jeddah sedang melakukan verifikasi identitas para pelaku, berkoordinasi dengan pemerintah setempat, guna mengawal proses hukum selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku," kata Heni.

KJRI di Jeddah pun kembali mengimbau para WNI di Arab Saudi untuk mematuhi secara penuh ketentuan Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji, termasuk prinsip "tidak ada haji tanpa izin resmi".

img_title Timur Tengah Memanas! Drone dari Irak Hantam Arab Saudi, PM Ali Al Zaidi Minta Investigasi

Heni pun menegaskan bahwa Arab Saudi saat ini sedang meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran haji ilegal, termasuk memasukkan jamaah tanpa izin resmi ke Kota Makkah.

Dia kembali mengimbau para WNI agar tidak mudah percaya terhadap tawaran layanan haji tidak resmi, terutama yang disebarkan melalui media sosial, serta memastikan seluruh proses ibadah haji dilakukan melalui jalur resmi sesuai ketentuan yang berlaku. (Ant)

Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman

Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyampaikan kekhawatiran terkait laporan mengenai rencana serangan besar-besaran baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut