10 Film Nasional yang Tak Bosan Ditonton

Ilustrasi bioskop/popcorn/menonton film.
Sumber :
  • Freepik/freepik

Tidak hanya itu saja, peran suster yang dibintangi oleh Maudy Koesnaedy ini juga mampu menyihir para penontonnya. Film Ave Maryam ini menyoroti hubungan terlarang antara suster dan pastor. Kisah ini bermula pada tahun 1998, dimana seorang wanita berusia 40 tahun terlahir dari keluarga beragama Islam, Maryam (Maudy Koesnaedi) bekerja sebagai suster di panti jompo. Di sana, ia biasa berinteraksi dengan orang-orang dari pelbagai agama.

img_title Sinopsis Film Pendek Amazing Fantastic Extraordinary People yang Menang Tapestry of Indonesia

Hingga suatu hari, ia harus pindah ke Girisonta, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah. Di sana, Maryam bekerja di gereja selepas berjumpa dengan tujuh biarawati tua dan memutuskan untuk merawat mereka di rumah biarawati. Sehari-hari Maryam membersihkan asrama, memandikan suster yang sudah tua, dan menyiapkan makanan.

Di tengah menjalani pekerjaan sehari-hari, Maryam mendapat kabar bahwa gereja akan dipimpin oleh seorang pastor baru berusia 35 tahun bernama Yosef (Chicco Jericho). Yosef akan mengajari bermain orkestra kepada Maryam dan biarawati lainnya. Kepandaian Yosef dalam bermain orkestra membuat Maryam terpikat dan jatuh hati. 

img_title Fakta-Fakta Film Istimewa, Angkat Perjuangan Anak Disabilitas

8. Marlina The Murder in Four Acts

img_title Nonton Film Bisa Latih Imajinasi, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak atau Marlina The Murderer in Four Acts termasuk salah satu film Indonesia terbaik yang dirilis pada 2017. Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak bercerita tentang janda bernama Marlina (Marsha Timothy) yang tinggal seorang diri di puncak perbukitan sabana di Sumba.

Kisah Marlina akan disajikan dalam empat babak, yakni Perampokan, Perjalanan, Pengakuan Dosa, dan Kelahiran.

Babak pertama, Perampokan, dimulai ketika tujuh orang yang dipimpin Markus (Egi Fedly) mendatangi rumah Marlina dengan niat merampas harta serta memperkosanya. Tinggal di atas bukit dan jauh dari tetangga membuat Marlina tak berdaya.

Namun, diam-diam ia mempunyai sebuah rencana. Saat diperintah untuk membuatkan makan malam, Marlina menaruh racun ke dalam hidangannya.

Film yang dibintangi oleh Marsha Timoty ini berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan bergengsi. Pada Penghargaan Citra ke-38, film garapan Garin Nugroho ini memenangkan 10 penghargaan dari 15 nominasi, memecahkan rekor untuk kemenangan dan nominasi terbanyak pada penghargaan film top Indonesia yang sebelumnya dipegang oleh film Teguh Karya 1986 Ibunda dengan 9 penghargaan dari 10 nominasi di Penghargaan Citra ke-17. Film ini juga terpilih sebagai entri resmi Indonesia untuk Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-91, tetapi gagal mendapatkan nominasi. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut