7 Fakta Menarik Film Paranoia, Info Soal Nicholas Saputra Mengejutkan
- Tangkapan Layar
VoxPop – Fakta menarik film Paranoia tengah menjadi perbincangan warganet, sebab film ini akan segera dirilis esok hari, Kami, 11 November 2021. Seolah-olah keluar dari zona nyamannya, sang sutrada, Riri Riza dan produser Mira Lesmana akhirnya merilis sebuah film dengan mengusung genre thriller dengan tajuk Paranoia. Selain itu, beberapa waktu yang lalu, rumah produksi Miles Film telah merilis tiga cuplikan adegan menegangkan yang ada di dalam film tersebut. Potongan pertama, tampak seorang karakter Gion yang diperankan oleh Lukman Sardi masuk ke dalam sebuah rumah dengan ekspresi gusar dan juga penuh amarah.
Cuplikasn video kedua menampakkan tokoh Dina yang diperankan oleh aktris Nirina Zubir sedang berusaha untuk melarikan diri dengan memakai mobil bersama sang anak, Laura. Kemudian, untuk potongan terakhir, tampak karakter Laura yang diperankan oleh Caitlin North-Lewsi tengah membongkar isi meja milik Raka secara diam-diam, tapi aksinya tersebut kepergok oleh salah satu tokoh yang diperankan oleh Nicholas Saputra. Film ini baru bisa disaksikan oleh para pecinta film thriller esok hari, 11 November 2021. Nah, berikut adalah fakta film Paranoia yang disadur dari berbagai sumber.
Lantas, Apa Saja Fakta Film Paranoia?
1. Hanya Syuting di Satu Lokasi
Paranoia memperlihatkan beberapa tempat yang dimulai dari vila, rumah, pantai, sampai lapas. Rupanya, berbagai tempat yang ada di film, fakta menarik film Paranoia hanya berada di satu lokasi saja. Hal ini dilakukan karena saat ini tengah pandemic Covid-19 sehingga dibatasi mobilitas antara manusia dan juga para pekerja seni.
“Kami syuting seluruh kejadian dalam film di satu lokasi. Kamera saya taruh sini untuk lokasi penjara, kamera saya taruh situ untuk dijadikan tempat apa dan seterusnya,” ucap sutradara Laskar Pelangi dan Athirah menyambung seperti disadur dari berbagai sumber.
2. Imajinasi Nicholas Saputra
Setitik bocoran dalam film Paranoia, Nicholas Sapura berperan sebagai seorang arsitek yang bernama Raka. Ia mempunyai latar belakang cukup muram, karena kehilangan anak dan kemudian lari dari kenyataan pahit tersebut. Guna menghidupkan karakter tokoh, Nicholas memakai imajinasi yang berbasis empati.
