Ngeri, Lokasi Syuting Film Susuk: Kutukan Kecantikan Konon Tempat Bunuh Diri Terkenal

Cast film Susuk: Kutukan Kecantikan.
Sumber :
  • VoxPop/Rizkya Fajarani.

img_title Sinopsis Film Pendek Amazing Fantastic Extraordinary People yang Menang Tapestry of Indonesia

"Kita terlalu suudzon sama penghuni sana. Jadi udah kayak 'guys pokoknya jangan ini itu'. Mungkin yang di sana terusik jadi aneh banget di sana," terang Jourdy Pranata.

"Padahal menurut ramalan cuaca cerah dan setelah keluar dari lokasi situ tuh kering. Jadi memang di situ doang yang hujan," tambahnya.

img_title Fakta-Fakta Film Istimewa, Angkat Perjuangan Anak Disabilitas

Akibatnya, proses syuting film itu harus dihentikan selama dua hari untuk menunggu tanah di lokasi tersebut kembali kering. Setelah kembali ke lokasi yang sama, Jourdy dan kawan-kawan memastikan bahwa mereka tidak lagi memiliki prasangka buruk terhadap lokasi itu.

Lebih lanjut, Elang El Gibran menimpali fakta mengerikan soal tempat yang mereka datangi untuk syuting film tersebut tanpa diketahui oleh pemain lainnya. Berperan sebagai seorang pemuda desa, Elang diam-diam sudah mengeksplorasi lokasi syuting film Susuk: Kutukan Kecantikan itu. Dari sana, ia mengetahui bahwa lokasi syuting yang penuh misteri itu konon merupakan tempat bunuh diri yang terkenal di area Gunungkidul.

img_title Nonton Film Bisa Latih Imajinasi, Ini Penjelasan Ilmiahnya

"Dan faktanya, lokasi syuting kita ada di salah satu desa gitu. Itu memang dari dulu terkenal buat tempat bunuh diri," ujar Elang.

Film Susuk: Kutukan Kecantikan, mengangkat cerita tentang Laras (Hana Malasan). Dia ingin berhenti dari pekerjaannya sebagai PSK dan memperbaiki hubungan dengan adiknya, Ayu (Ersya Aurelia). Namun, sebuah kecelakaan membuat Laras ditolak oleh kematian dan terus terjebak dalam sakaratul maut. Tubuh Laras terus hidup, namun badannya mulai membusuk seperti mayat.

Ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata), Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras. Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orangtua mereka meninggal, Ustaz Rahmat (M.N. Qomaruddin), pemuka agama yang mengerti efek susuk yang terus memburuk, hingga meminta bantuan dari Prasetyo (Muhammad Khan), seorang dukun. Tapi ternyata susuk di tubuh Laras bukanlah susuk biasa, tubuh Laras semakin membusuk dan menciptakan teror bagi Ayu, Arman, dan bahkan Warga Desa.

Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari.

Pertamina Patra Niaga Perkuat Desa Energi Berdikari di Bali

Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis energi bersih melalui Program Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari di kawasan Subak Sembung.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut