Dispatch Ungkap Chat Ahn Jae Hyun-Goo Hye Sun, Ini Transkip Lengkapnya

Goo Hye Sun dan Ahn Jae Hyun.
Sumber :
  • Allkpop

19 Juli 2019

img_title Potret-potret Han So Hee Kencan dengan Ryu Jun Yeol di Hawaii

G: Sayang.
A: Ya?
G: Apa yang berubah? Apa karena aku? Ke mana suamiku yang baik dan manis?
A: Kamu lagi minum-minum?
G: Enggak. Cuma lagi hang out aja. Kami lagi bersenang-senang.
A: Aku pikir kamu lagi minum-minum.
G: Kamu pasti enggak bahagia ya. Ke mana suamiku yang cuek? Ke mana suamiku yang lembut? Ke mana suamiku yang baik padaku?
A: Aku rasa depresiku saat kita tinggal di Yongin adalah alasan terbesarnya.
G: Sayang, dulu kita bahagia. Kamu depresi karena hubungan personal kamu.
A: Aku juga enggak tahu.
G: Aku sangat terluka. Hatiku. Aku enggak bisa lupa perasaan itu.
A: Itu benar. Kamu juga terluka.
G: Aku nangis terus, hatiku hancur, Itu alasannya kamu berubah?
A: Aku enggak bisa menemukan alasannya.
G: Kamu sudah terlalu jauh dari aku sekarang. Orang yang dulu mencintaiku sudah tidak ada lagi. Aku enggak tahu harus apa.
G: Berikan aku uang. Aku akan mandiri. Hidup nyaman sendirian.
A: Aku akan kasih uangnya. Itu mimpi kamu.
G: Setelah masalah rumah selesai, aku mau tinggal di Yangpyeong. Kamu boleh mengundang orang ke apartemenmu dan hidup bebas.

25 Juli 2019

img_title Foto Kencan Ryu Jun Yeol dan Han So Hee Tersebar! Ada Perdebatan di Hawai?

G: Aku enggak mau cerai.
A: Aku mau cerai.
G: Kamu yakin?
A: Iya.
G: Kasih aku 100 juta Won.
A: Oke.
G: Sayang. Kenapa kamu berubah? Ayo kita berusaha sama-sama.
A: Aku rasa itu bakal sulit. Maaf.
G: Enggak. Aku minta maaf. Perceraian enggak bisa dilakukan sendirian.
A: Ceraikan aku.
G: Enggak bisa selama ayahku masih hidup. Sudahlah, lebih baik kita hidup seperti orang lain.
G: Aku akan tinggal di apartemen sampai rumahku selesai dibangun. Jaga dirimu.
G: Ayahku adalah orang paling penting bagiku. Lebih dari hidupku, jadi kita enggak bisa cerai.
G: Dan interiornya. Interior apartemen di Yongin. Upah pekerjaan rumah. Biaya pernikahan. Uang donasi. Kembalikan semuanya kepadaku.
A: Aku akan kembalikan semuanya.
G: Terima kasih.
A: Semuanya...
G: Kalau begitu, kasih aku apartemennya. Kamu cari uang sendiri dan beli apartemen baru.
A: Uangku belum cukup.
G: Kamu kan bisa cari uang lebih. Kamu bilang kamu mau kasih aku semuanya? Kamu bilang kamu mau kasih aku semuanya kalau kita cerai?
A: Aku enggak punya uang.
G: Kasih semuanya. Aku akan ceraikan kamu kalau ayahku meninggal.
G: Kamu pikir perceraian itu mudah? Dasar kekanak-kanakan.
G: Pernikahan itu nyata. Kamu enggak bisa melakukan apa pun yang kamu mau. Itulah kenapa aku menikahi kamu, bukan pecaran.
G: Kita bukan masyarakat biasa. Ngerti dong. Ini bukan seperti kamu memutuskan pacar. Aku enggak mau cerai.
G: Enggak apa-apa, aku  tetap tinggal di rumah ini seperti sekarang. Enggak ada yang bisa kamu lakukan. Kamu harus sadar sedikit.
G: Kamu jalani hidup kamu. Dan jangan melakukan apa pun yang menganggu hidup aku.
G: Yang paling buruk adalah alasan kamu mau cerai adalah hati kamu berubah. Proses perceraian lebih sulit. Aku enggak akan menceraikan kamu. Ingat itu.
G: Cari pengacara. Dia paling akan kasih tau ke kamu apa yang aku katakan. Aku sudah punya pengacara. Kamu bahkan enggak perlu telepon atau kirim pesan padaku. Hidup seperti ini saja. Bye.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut