Jadi Saksi Kasus Penipuan Online, Elly Sugigi Akui Banyak Korban Lapor

VoxPop/Wahyu Firmansyah
Sumber :
  • reporter

VoxPop – Beberapa waktu lalu Ditreskrimsus Polda Jatim terus mendalami kasus penipuan berkedok arisan online dengan tersangka VPIW, pihak kepolisian akhirnya memanggil sejumlah publik figur yang diduga ikut terlibat dalam kasus ini.

img_title Tak Ada Keberkahan dalam Tipu Daya, Buya Yahya Ingatkan Bahaya Besar Mencari Rezeki Hasil Menipu

Salah satunya yaitu Elly Sugigi. Ia datang ke Polda Jatim pada Jumat 6 Maret lalu untuk diperiksa sebagai saksi. Elly mengaku jika ia memang di endorse untuk mengiklankan arisan online itu.

Ia pun juga mendapatkan aduan dari berbagai pihak mengenai kasus arisan online itu, banyak korban yang mengaku sudah mengeluarkan uang hingga puluhan bahkan ratusan juta.

img_title Pelaku Kasus Penipuan Berkedok Investasi Senilai Rp 7,8 Miliar Diringkus

"Jadi arisan online itu aku di endorse satu juta untuk mengiklankan saya di sini terima arisan, yang lain ikut karena liat saya ikut itu hampir 4 M, aku kasihan kirain mereka akun ikut beneran. Ada yang ketipu 100 (juta), ada yang 30 (juta)" kata Elly di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu 11 Maret 2020.

Elly juga mengaku sempat diminta untuk menemui pelaku, namun ia mengaku kasian sebab penipu ini masih sangat muda tetapi sudah menjalankan bisnis yang tidak benar.

img_title Pastikan Berkomunikasi Lewat Kanal Resmi, Bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital

"Jadi arisan itu ada owner ada anak buah jadi saling berhubungan ada 4 owner, aku harusnya ketemu sama orangnya (tapi) aku gak tega takut nangis, kenapa sih berbuat itu sampai nipu. udah enak arisan bener-bener," kata Elly.

Elly sendiri mengaku kenal pelaku baru tiga bulan lalu, ia telah diperiksa sebagai saksi, kini Elly lebih berhati-hati lagi jika mendapatkan tawaran endorse dari siapapun.

"Di BAP aku banyak tentang pacar suami semua aku ditanya, harian aku dapat berapa, BAP dari jam 9 selesai jam 1 siang. Tapi pelajaran untuk aku hati-hati terima endorse," pungkasnya.

Mentan Amran.

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Mentan Amran menemukan sekitar 80 persen beras fortifikasi yang beredar tidak memenuhi standar mutu, setelah dilakukan pengujian terhadap sampel dari berbagai daerah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut