Curhat Bams Eks Samsons, Kena Kanker Langka karena Gila Olahraga

Bams eks Samsons.
Sumber :
  • YouTube

VoxPop – Mantan vokalis band Samsons, Bams mengungkap cerita mengejutkan yang dialaminya sepanjang tahun 2020. Seperti diketahui, tahun itu merupakan tahun berat yang dialami banyak orang di dunia akibat COVID-19.

img_title Rambut Beruban Ternyata Bisa Jadi Tanda Tubuh Melawan Kanker? Ini Temuan Studi Terbaru

Tak hanya bisnisnya yang nyaris kolaps, Bams juga divonis kanker langka. Semua itu ia ungkap lewat video YouTube di kanal Daniel Mananta Network.

Percakapan mereka dimulai dengan pembicaraan mengenai perubahan fisik Bams yang sering diperlihatkannya di Instagram. Bams diketahui sempat memiliki berat badan berlebih, namun ia juga berhasil membentuk tubuhnya menjadi lebih atletis.

img_title Indonesia Jaga Asa di M15 Men's World Tennis Championship 2026

Tapi, akibat hobinya berolahraga, hal tidak menyenangkan justru dialami Bams eks Samsons. Dia didiagnosis kanker yang tergolong langka. 

Simak penuturan lengkap Bams eks Samsons di halaman selanjutnya.

img_title Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Taekwondo Bergengsi Dunia, 32 Negara Siap Bertarung di Jakarta

Bams mengalami masalah berat badan sejak duduk di bangku SMA. Saat itu beratnya mencapai 110 kg. Karena ingin sekali masuk ke dalam tim basket, dia pun menjalani diet ketat.

Singkat cerita, semasa liburan sekolah selama 1,5 bulan, Bams berhasil memangkas bobotnya dari 110kg menjadi 76kg. Perubahan fisik yang drastis itu pun sampai membuat teman-temannya tidak mengenalinya.

Daniel pun bertanya kenapa bisa dengan waktu singkat Bams menurunkan berat badannya dengan drastis.

"Olahraga gila gue. Gue sebenarnya diuntungkan kenapa bisa secepat itu, karena problem gue cuma makan. Gue gendut tapi gue masih olahraga, basket, taekwondo, semua olahraga," ujar Bams.

Lantas, yang dilakukan Bams hanyalah memperbaiki pola makannya menjadi lebih sehat dan porsinya dikurangi. Saat gemuk, Bams mengaku bisa menghabiskan satu baskom nasi.

Namun, Bams kembali mengalami kegemukan di tahun 2014 saat kakinya cedera. Penyebabnya pun karena olahraga yang terlalu berlebihan. Selama dua bulan setelah operasi, kebiasaan olahraga Bams hilang hingga berat badannya tidak bisa dikontrol.

Lagi-lagi, dalam waktu singkat Bams bisa menurunkan berat badannya dari sekitar 100kg menjadi 71kg. Tapi, siapa sangka, kebiasaan dan hobi olahraga Bams justru berakibat fatal. Pada tahun 2020, Bams didiagnosis kanker yang menyerang kulit dan ototnya. Menurut Bams, kanker ini merupakan jenis kanker langka dan diderita 1 dari 1 juta orang di dunia.

"Kanker yang malah kena ke orang sehat karena hidup lo terlalu nge-push, lo sebenarnya abusing yourself (menyiksa diri), karena lo terlalu aktif, terlalu banyak benturan di bagian yang keluar kankernya. Jadi rata-rata kenanya malah ke atlet, atau pekerja yang rough (berat), itu yang kena begini," jelas Bams.

Bams melanjutkan bahwa dalam sejarah dunia, terdapat 8.000 orang yang terkena kanker ini. Jadi, menurutnya, jika ada yang terkena kanker ini artinya dia terlalu 'rusuh' terhadap tubuhnya.

"Gue akuin gue memang olahraganya over. Gue akuin kalau ngelakuin segala sesuatu itu terlalu di-push," ujarnya.

Dancer Muda Indonesia Sabet Juara 3 pada Kejuaraan Dance Asia di Singapura

8 Dancer Muda Indonesia Sabet Juara 3 pada Kejuaraan Dance Asia di Singapura

Anak-anak muda Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di panggung internasional. Kali ini, prestasi membanggakan datang dari dunia tari modern setelah kru We R The Fu

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut