Masa Kecilnya Menderita, Pangeran Harry Kecam Sang Ayah
- Harpo Productions/Joe Pugliese
VoxPop – Pangeran Harry mengungkapkan bahwa dia menentang gaya pengasuhan anak sang ayah, Pangeran Charles. Dalam sebuah wawancara baru, Duke of Sussex itu mengecam ayahnya karena membuatnya melalui siklus rasa sakit dan penderitaan.
Pria berusia 36 tahun itu buka-bukaan tentang hubungannya dengan ayahnya saat berbicara dengan Dax Shepard dalam episode podcast Armchair Expert pada Kamis, 13 Mei.
"Dalam hal mengasuh anak, jika saya pernah mengalami suatu bentuk kesakitan dan penderitaan karena rasa sakit dan penderitaan yang mungkin dialami ayah atau orangtua saya, saya akan memastikan saya memutus siklus itu agar tidak menularkannya," kata suami Meghan Markle itu, dikutip dari laman Aceshowbiz, Jumat, 14 Mei 2021.
"Banyak rasa sakit dan penderitaan genetik yang diteruskan. Jadi kita sebagai orangtua harus melakukan yang terbaik untuk mencoba dan berkata, 'Kamu tahu apa? Itu terjadi pada saya, saya akan memastikan itu tidak terjadi pada Anda,'" ucapnya menambahkan.
Lebih lanjut, ayah satu anak itu juga mengatakan bahwa ia tahu sedikit banyak tentang kehidupan Pangeran Charles dan menurutnya, sang ayah memperlakukan dia seperti ayahnya diperlakukan oleh orangtuanya, yakni Ratu Elizabeth II dan mendiang Pangeran Philip.
Klik halaman berikutnya untuk melanjutkan.
"Aku tahu sedikit tentang hidupnya, aku juga tahu itu ada hubungannya dengan orangtuanya. Jadi itu berarti dia memperlakukanku seperti dia diperlakukan. Yang artinya, 'Bagaimana aku bisa mengubahnya untuk anak-anakku sendiri'? Dan ya, di sinilah saya. Sekarang saya telah memindahkan seluruh keluarga saya ke AS," ujar Pangeran Harry.
"Bukan itu rencananya. Tahukah Anda apa yang saya maksud? Tetapi kadang-kadang Anda harus membuat keputusan dan mengutamakan keluarga dan kesehatan mental Anda terlebih dahulu," tegasnya.
Yang mengejutkan, Pangeran Harry juga mengakui bahwa dia ingin meninggalkan kehidupan kerajaan sejak awal usia 20-an tahun.
"Saya berusia awal dua puluhan dan itu adalah kasus. 'Saya tidak menginginkan pekerjaan ini. Saya tidak ingin berada di sini. Saya tidak ingin melakukan ini,'" ucapnya.
Tentang alasan mengapa dia ingin berhenti dari tugas kerajaannya, Harry akhirnya angkat bicara.
