Zahra Nur Dikeluarkan, JKT48 Juga Beri Sanksi pada Yessica Tamara

Yessica Tamara atau Chika JKT48.
Sumber :
  • Instagram @jkt48.chika

VoxPop – Publik baru saja dihebohkan dengan dikeluarkannya Zahra Nur Khaulah atau Ara dari idol group JKT48. Hal itu dikarenakan beredar foto mesranya dengan seorang pria yang disebut sebagai member boyband UN1TY.

img_title Imigrasi: Orang Asing Tak Boleh Buat Aturan Eksklusif di Indonesia

Tak hanya Ara JKT48, Yessica Tamara atau Chika JKT48 juga menerima dampaknya karena kabarnya ia sedang bersama Ara saat kejadian itu. Menurut kabar yang beredar, Yessica diduga melakukan double date dengan Ara bersama kekasih mereka masing-masing.

Diketahui, bahwa JKT48 menerapkan aturan bahwa para member-nya tidak boleh menjalin hubungan asmara.

img_title Penguatan Peran Media Menangkal Hoaks dan Menjaga Ketahanan Informasi

Tak sampai didepak dari JKT48, Yessica Tamara hanya ditangguhkan aktivitasnya selama beberapa waktu.

Dalam pernyataan yang diunggah di situs resminya, pihak JKT48 mengumumkan keputusan mereka terkait peristiwa ini.

img_title 3 HP Minimalis dengan Kamera Terbaik di Kelas Rp1 Jutaan, Hasil Fotonya Bikin Terkejut

"Terkait foto Yessica Tamara yang beredar di sosial media beberapa hari lalu, yang bersangkutan telah menjelaskan semua yang terjadi dengan sejujur-jujurnya kepada manajemen. Setelah menerima penjelasan tersebut, kurangnya kesadaran diri Yessica Tamara sebagai member JKT48 telah mengakibatkan banyak pihak terganggu dan kecewa," tulis mereka, dikutip VoxPop, Kamis, 26 Agustus 2021.

"Oleh karena itu kami memutuskan untuk menangguhkan aktivitas Yessica Tamara sebagai member JKT48 sampai dengan akhir Oktober 2021," tambah mereka.

Pihak JKT48 juga mengatakan bahwa selama aktivitasnya ditangguhkan, Yessica tidak akan tampil di panggung publik, seperti teater, event, media dan sejenisnya.

"Selama masa tersebut, kami harap yang bersangkutan dapat melakukan hal-hal yang bisa membuatnya melakukan introspeksi diri dan beraktivitas dengan kesadaran dan rasa tanggung jawab yang sepantasnya," tutup mereka.

Menkomdigi Meutya Hafid.

Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan pemerintah tidak pernah membatasi media massa untuk meliput dan mewartakan aksi demonstrasi yang terjadi di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut