Fakta-fakta Angie Ang Berseteru dengan Kekasih, Berakhir Damai
- Instagram @nonangie
VoxPop – Lewat media sosial twitter, Angie Ang mengungkapkan aksi dugaan kekerasan dari sang pacar. Ia pun mendapati kekerasan fisik hingga ucapan yang menyakitkan.
Angie selalu mendapat perkataan buruk
Diketahui jika kekerasan verbal yang dilakukan kekasih Angie masih ada kaitannya dengan masalah kesehatan mentalnya.
"Dia pengacara dan manipulatif. Dia selalu ngatain gue yang salah karena gue didiagnosa bipolar," tulis Angie di Twitter.
Angie menampar terlebih dahulu
Dalam percekcokan dengan pria yang tak disebutkan namanya itu, Angie tak segan mengakui dia menampar terlebih dahulu. Angie mengaku itu semua terjadi lantaran tak tahan dengan hinaan kekasih soal penyakit bipolar yang dia idap.
"Gue yang nampar dia duluan, karena triggered sama kata-kata perek dan bipolar slut (pelacur)" lanjutnya.
Mengaku sulit menghadapi penyakit mental
Melalui voice note yang diterima oleh awak media, Angie mencurahkan isi hati tentang sulitnya menghadapi penyakit mental satu ini.
"Mereka tidak pernah tahu hidup dengan mental health yang sudah bertahun-tahun saya obati dan saya berjuang untuk itu. Malah ada yang mempermainkan atau mengejek kata bipolar itu terhadap saya," ujar Angie, melalui voice note, dikutip Selasa 24 Mei 2022.
Minta bantuan LBH
Dalam akun twitternya, ia meminta bantuan LBH dalam menangani kasus ini.
“Guys aku butuh bantuan LBH untuk aku yang saling kekerasan verbal dan non verbal sama pasanganku. Dia udah ngancem porn revenge dan mau bayar semua polisi,”tulisnya di twitter.
Sudah sepakat berdamai
Presenter olahraga, Angie Ang mengaku sempat diancam oleh kekasihnya itu.
"Saya itu bingung, dalam keadaan bingung panik kalut, panic attack yang saya alami bertahun lamanya sampai saya menuliskan kejadian yang waktu itu saya alami dengan secara rinci di media sosial, Twitter," ucap Angie Ang dikutip dari IntipSeleb, Selasa, 24 Mei 2022.
"Disitu saya menjelaskan dengan lengkap apa yang terjadi dan saya menuliskan kronologi itu bahwa ada kesalahan di pihak saya itu benar. Tapi ada aksi ada reaksi, kenapa saya berbuat seperti itu dan diakhiri dengan kekerasan yang dialami," imbuhnya Angie.
