Didiagnosa Idap Kanker, Raja Charles Semangat Pengobatan

Raja Charles
Sumber :
  • AP News

VoxPop Showbiz – Raja Charles dinyatakan menderita kanker. Meski baru saja didiagnosa mengidap kanker, Istana Buckingham menyatakan Raja Charles tetap semangat dan berfikir positif mengenai pengobatan kankernya dan berharap untuk kembali menjalankan tugas publiknya sesegera mungkin. Ini menurut pernyataan resmi kerajaan tersebut.

img_title Rambut Beruban Ternyata Bisa Jadi Tanda Tubuh Melawan Kanker? Ini Temuan Studi Terbaru

Namun begitu, sang raja yang kini berusia 75 tahun itu harus menunda atau mengatur ulang pertemuan publik setelah diagnosis tersebut, menurut pihak istana.

“Yang Mulia ingin meminta maaf kepada semua pihak yang mungkin kecewa atau merasa tidak nyaman sebagai konsekuensinya,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan atas nama Raja, melansir Sky News, 6 Februari 2024.

img_title Sambut Hari Anak Nasional 2026, Ada Buku Pendamping Psikososial Hadir untuk Menguatkan Anak Pejuang Kanker

Raja Charles (Doc: Channel News Asia)

Photo :
  • VoxPop.co.id/Natania Longdong

Raja telah memulai jadwal perawatan rutin dan dikatakan menerima perawatan medis ahli dari tim spesialis. Diagnosisnya, yang diumumkan pada hari Senin, berarti kecil kemungkinannya dia akan menghadiri kebaktian Hari Persemakmuran di Westminster Abbey pada 11 Maret.

img_title Hal-hal yang Bisa Dilakukan untuk Mendukung Anak Pejuang Kanker

Sementara itu, Ratu Camilla akan terus menjalankan program tugas publik secara penuh.

Untuk sang anak bungsu, yaitu Pangeran Harry, Duke of Sussex, diketahui akan melakukan perjalanan ke Inggris dari rumahnya di California AS dalam beberapa hari mendatang untuk mengunjungi sang ayah.

Anggota Keluarga Kerajaan lainnya, termasuk Pangeran William, Prince of Wales, mungkin mengambil beberapa tugas tambahan atas nama Raja selama perawatannya.

Namun, dapat dipahami bahwa tugas-tugas ini tidak akan berhubungan dengan peran konstitusional Raja, dan raja akan terus menerima dan meninjau dokumen-dokumen penting di kotak merah yang digunakan oleh raja dan menteri-menteri pemerintah.

Dapat dipahami bahwa Raja akan terus melakukan audiensi mingguan dengan perdana menteri saat menjalani perawatan, meskipun audiensi ini mungkin dilakukan dari jarak jauh jika petugas medis menyarankannya untuk mengurangi kontak langsung.

Ia juga diharapkan tetap bersedia menghadiri pertemuan Dewan Penasihat, yang biasanya bertemu sebulan sekali.

Namun, belum ada kabar mengenai kunjungan ke luar negeri yang akan datang, karena Raja dan Ratu akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menghadiri acara kenegaraan dalam beberapa bulan mendatang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut