Devy Anastasia Jebolan MasterChef Terlahir Kaya, Keluarga Hancur Ibunya Membusuk di Bawah Kasur

Devy Anastasia.
Sumber :
  • Instagram @devyanastasia

Jakarta, VoxPop – Devy Anastasia, mantan peserta MasterChef Indonesia Season 9, menjadi sorotan publik setelah mengungkap pengalaman kelam dalam hidupnya. Dalam sebuah wawancara dengan Denny Sumargo, ia menceritakan tragedi keluarga yang selama ini jarang diketahui banyak orang.

img_title Cekcok Berdarah, Kakek 60 Tahun Ditangkap Polisi usai Bunuh Pria di Plaza Kabanjahe Karo

Dalam podcast tersebut, Devy berbagi kisah bahwa ibunya menjadi korban pembunuhan ketika ia masih kecil. Pengakuan mengejutkan ini langsung menyita perhatian warganet dan menuai simpati luas.

Sebelum tragedi itu terjadi, Devy Anastasia berasal dari keluarga yang berkecukupan. Orang tuanya menjalankan bisnis masing-masing di bidang impor. Sang ayah bergerak di bidang impor suku cadang komputer, sementara ibunya adalah importir pakaian dari China yang sempat populer di Indonesia.

img_title Meksiko Tangkap Bos Kartel Kriminal Otak Pembunuhan Wali Kota Uruapan

"Dulu tinggalnya di cluster gitu, ada rumah satu. Rumah kita tinggal dan ada satu rumah lagi yang jualan butik di rumah. Jadi tempat packing dan pajangan-pajangan," ungkap Devy Anastasia, dikutip Jumat, 7 Maret 2025.

Devy Anastasia

Photo :
  • Instagram @devyanastasia
img_title Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar Dipukul Palu 4 Kali Hingga Tewas, Pemicunya Pelaku Kepergok WA Perempuan Lain

"Anak orang kaya dulu gue benar-benar oke banget. Lahir oke banget, kaya lah," lanjutnya.

Meski kondisi finansial mereka stabil, Devy mengungkap bahwa kedua orang tuanya sering bertengkar. Namun, karena kesibukan bisnis, mereka kerap bepergian, sehingga ia tak pernah curiga jika orang tuanya tak ada di rumah.

Sampai suatu hari, kedua orang tuanya tak kunjung pulang selama dua minggu. Devy yang saat itu masih kecil diasuh oleh asisten rumah tangga (ART), tetapi uang mulai menipis karena belum mendapat jatah lagi dari orang tuanya. Akhirnya, sang ART menghubungi kakek Devy yang tinggal di Banjarmasin untuk mencari tahu keberadaan orang tuanya.

"Akhirnya ART telepon kakek yang di Banjarmasin, kakek dari papa. Terus datang lah kakek itu ke Jakarta," jelasnya.

Setelah pencarian dilakukan, ibunda Devy ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di rumah butik yang biasa digunakan untuk berjualan. Tragisnya, jasad sang ibu sudah membusuk karena dibiarkan selama beberapa hari sebelum ditemukan.

Devy pun segera diungsikan oleh keluarganya agar tidak melihat langsung kondisi ibunya. Ia baru memahami kisah lengkapnya setelah beranjak dewasa dari cerita keluarga.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut